Meyer lulus dengan gelar B.S. pada bidang fisika dan sains bumi pada tahun 1981 dari perguruan tinggi Kristen Whitworth College[4] dan bekerja sebagai seorang ahli geofisika pada Atlantic Richfield Company.[5] Tidak lama kemudian, Meyer memenangkan beasiswa dari Rotary Club di Dallas untuk belajar di Cambridge University di Britania Raya. Meyer meraih gelar Ph.D. dalam bidang sejarah dan filsafat sains pada tahun 1991 pada University of Cambridge.[6] Disertasinya berjudul "Of clues and causes: A methodological interpretation of origin of life studies."[6] Setelah lulus, Meyer mengajar filsafat di Whitworth,[7] kemudian universitas Kristen Palm Beach Atlantic University.[6] Meyer kemudian berhenti mengajar untuk memusatkan waktunya pada gerakan intelligent design.[8]
Dalam bulan Desember 1993 Bruce Chapman, presiden dan pendiri Discovery Institute, melihat sebuah makalah pada Wall Street Journal tulisan Meyer mengenai perdebatan ketika seorang pembicara biologi Dean H. Kenyon mengajar intelligent design pada kelas-kelas pendahuluan.[11][12] Kenyon adalah salah satu pengarang buku Of Pandas and People, dan pada tahun 1993 Meyer telah berkontribusi untuk catatan guru bagi edisi kedua Pandas. Meyer merupakan sahabat lama pendiri lain Discovery Institute George Gilder, dan dalam suatu makan malam setahun kemudian mereka membentuk ide untuk suatu pemikiran yang melawan materialisme. Pada musim panas 1995 Chapman dan Meyer bertemu dengan perwakilan Howard Ahmanson, Jr. Meyer, yang sebelumnya mengajari putra Ahmanson dalam sains, mengingat ketika ditanya "Apa yang akan Anda lakukan jika Anda mendapat dukungan dana?" [11] Ia adalah salah satu pengarang "Wedge strategy", yang menuangkan manifesto Discovery Institute bagi gerakan intelligent design.[13][14]
Signature in the Cell
Pada tanggal 23 Juni 2009, HarperOne menerbitkan buku karangan Meyer Signature in the Cell: DNA and the Evidence for Intelligent Design. Filsuf kontroversial Thomas Nagel, yang biasanya berargumen menentang posisi filsafat physicalist reductionism secara khusus dan materialisme secara lebih umum, menyampaikan buku ini sebagai kontribusinya pada suplemen "2009 Books of the Year" untuk The Times, menjulis "Signature in the Cell...adalah suatu catatan detail dari problem bagaimana kehidupan dapat muncul dari benda mati – sesuatu yang harus terjadi sebelum proses evolusi biologi dapat mulai ... Meyer adalah seorang Kristen, tetapi orang ateis dan teis yang percaya bahwa Allah tidak pernah campur tangan dalam dunia alamiah, akan diintruksikan oleh presentasinya yang cermat mengenai problem yang luar biasa sulit ini."[15]
Darwin's Doubt
Meyer menerbitkan buku Darwin's Doubt: The Explosive Origin of Animal Life and the Case for Intelligent Design pada tanggal 18 Juni 2013.[16] Dalam buku ini, ia menyatakan bahwa Cambrian explosion ("Ledakan Kambrium") berlawanan dengan proses evolusi Darwin dan paling cocok dijelaskan dengan intelligent design.
Bibliografi
Meyer SC (2013). Darwin's Doubt: The Explosive Origin of Animal Life and the Case for Intelligent Design. HarperOne. ISBN 978-0062071477
Meyer SC (2009). Signature in the cell: DNA and the evidence for intelligent design. HarperOne. ISBN0-06-147278-6.
DeForrest ME; DeWolf DK; Meyer SC (1999). Intelligent Design in Public School Science Curriculum: A Legal Guidebook. Richardson, Tex: Foundation for Thought and Ethics. ISBN0-9642104-1-X. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
Meyer SC; Campbell JC (2003). Darwinism, design, and public education. East Lansing: Michigan State University Press. ISBN0-87013-675-5. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
↑"ID's home base is the Center for Science and Culture at Seattle's conservative Discovery Institute. Meyer directs the center; former Reagan adviser Bruce Chapman heads the larger institute, with input from the Christian supply-sider and former American Spectator owner George Gilder (also a Discovery senior fellow). From this perch, the ID crowd has pushed a "teach the controversy" approach to evolution that closely influenced the Ohio State Board of Education's recently proposed science standards, which would require students to learn how scientists "continue to investigate and critically analyze" aspects of Darwin's theory." Chris Mooney. The American Prospect. December 2, 2002 Survival of the Slickest: How anti-evolutionists are mutating their messageDiarsipkan 2007-11-17 di Wayback Machine.. Retrieved on 2008-07-23