Dalam sejarahnya, stasiun ini dibuka bersama dengan pembukaan jalur kereta api Rogojampi–Benculuk pada tanggal 26 Oktober 1921 hingga Stasiun Srono dan diperpanjang lagi pada tahun 1922, melayani angkutan kereta api ringan dan angkutan kayu di sepanjang Jalan Raya Genteng-Benculuk-Srono-Rogojampi.[3] Namun jalur ini akhirnya ditutup pada tahun 1976 karena prasarana yang sudah tua. Selain itu, persaingan dengan mobil pribadi dan angkutan umum membuat jalur ini minim okupansi.[4]
Saat ini di jalur ini hanya ada dua bangunan stasiun yang masih ada sisanya. Bangunan utama stasiun ini kini dijadikan sebagai kios.
Referensi
↑Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero).
↑Staatsspoorwegen (1921–1932). Verslag der Staatsspoor-en-Tramwegen in Nederlandsch-Indië 1921-1932. Batavia: Burgerlijke Openbare Werken. Pemeliharaan CS1: Format tanggal (link)