Stasiun Singkarak dahulu difungsikan untuk pelayanan persilangan dan penyusulan antarkereta api batu bara dari pertambangan batu bara Ombilin di Sawahlunto yang hendak menuju Pelabuhan Teluk Bayur, yang sudah tidak aktif sejak awal tahun 2003 karena habisnya batu bara.[3][4]
Kereta api terakhir yang melewati stasiun ini adalah kereta api wisata Danau Singkarak, yang sudah nonaktif secara reguler sejak 2014. Namun perjalanannya tidak berhenti di stasiun ini saat dahulu kereta api ini beroperasi.[5]
Insiden
Pada tanggal 13 Desember 2000, sebuah kereta api batu bara anjlok dan tercebur ke dalam Danau Singkarak. Akibatnya, perjalanan kereta api di rute Sawahlunto–Padang Panjang terganggu.[6]
Galeri
Loket stasiun
Kemungkinan eks gudang Stasiun Singkarak yang tampak masih terawat
Kondisi Stasiun Singkarak (di sebelah kiri jalur 1) dan bangunan berdinding seng yang diduga eks gudang (di sebelah kanan jalur 3) pada tahun 2025
Referensi
↑Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero).