Stasiun Kudaile (KDE) merupakan stasiun kereta api nonaktif yang terletak di Kudaile, Slawi, Tegal, sekitar 600 meter arah utara dari Perempatan Langon Trayeman. Stasiun yang teretak pada ketinggian +30 m ini termasuk dalam Daerah Operasi V Purwokerto. Dulunya, stasiun ini merupakan stasiun untuk menaik-turunkan penumpang kereta lokal Tegal-Prupuk yang masih ditarik dengan lokomotifuap. Selain itu stasiun ini juga dijadikan gudang penyimpanan hasil bumi seperti tebu, singkong, kayu jati, dan lain-lain.
Tidak jauh dari stasiun ini ada lahan tebu milik rakyat dan rel lori nonaktif yang membentang dari timur ke barat. Diduga rel mati tersebut membelok ke selatan dan mengikuti arah rel yang sekarang masih aktif, yang berujung di gudang penyimpanan hasil bumi. Sekarang stasiun ini menjadi rumah warga dan menjadi tempat usaha toko bunga pemilik rumah tersebut.
Kini stasiun ini hanya terlihat bangunan stasiun, bekas wesel ke jalur 2, bekas peron, dan plang aset dari PT KAI yang terpasang tidak jauh dari bangunan tersebut.
Insiden
Pada Kamis, 22 Januari 2019 pukul 12.30 WIB, sebuah mobil pengangkut genset tertabrak Kereta Api Joglosemarkerto. Kejadian tersebut di sebabkan oleh adanya warung makan di samping perlintasan yang menghalangi pandangan arah rel sehingga pengendara tidak melihat kereta tersebut. 2 orang tewas atas kejadian tersebut, KA Joglosemarkerto terlambat 30 menit, dan mengalami kerusakan pada lokomotif (CC201 83 16 DIPO Induk BD)[2]