Stasiun ini sempat diubah menjadi sepur simpang menuju gudang tersebut hingga dinonaktifkan pada akhir 1990-an karena kontrak pengangkutan pupuk yang tidak diperpanjang.[butuh rujukan] Bangunan stasiun ini telah dibongkar total karena terkena dampak pembangunan jalur gandaSolo Balapan–Kertosono.[4] Walaupun demikian, jejak-jejak bangunan stasiun seperti bekas toilet, fondasi bangunan, jendela ruang PPKA, serta sebuah bangunan rumah dinas masih bisa terlihat.
Insiden
Pada 29 Oktober 2016, kereta api Malabar menabrak truk bermuatan alat berat backhoe di Kaliwuluh, Kebakkramat, Karanganyar, di utara bekas Stasiun Grompol. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, tetapi lokomotif kereta api tersebut harus menjalani perbaikan besar-besaran. Kejadian ini mengakibatkan perjalanan kereta api yang melalui lintas tersebut mengalami keterlambatan parah.[5]
Galeri
Gudang Pusri di seberang bekas stasiun
Tampak sebagian rel di jalur 2 Stasiun Grompol telah dicabut
Referensi
↑Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero).