Awalnya stasiun ini memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus. Sejak jalur ganda segmen Cempaka-Giham mulai dibangun tahun 2014,[3] beroperasi parsial pada tahun 2016, hingga mulai diuji coba penuh di seluruh segmennya pada Agustus 2018, serta sejak selesainya pembangunan jalur ganda segmen Cempaka-Kotabumi pada tanggal 9 Desember 2020,[4] tata letak stasiun dan pos sinyal di jalur ini dirombak dan diubah dengan menambahkan satu jalur belok baru sehingga jumlah jalurnya bertambah menjadi empat. Jalur 2 hanya dijadikan sepur lurus untuk arah Tanjungkarang, sedangkan jalur 3 dijadikan sebagai sepur lurus baru untuk arah Baturaja–Prabumulih.[5][6] Stasiun ini sama sekali tidak memiliki peron.
Tidak ada kereta api yang berhenti di stasiun ini kecuali jika terjadi persilangan dan penyusulan antarkereta api.