Wakil Bupati Sleman
Sri Purnomo adalah Wakil Bupati Sleman periode 2005-2010 dengan Bupati Ibnu Subiyanto, Akt, setelah dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah tahun 2005 dengan 195.464 suara atau (39,58%) mengalahkan tiga pasangan calon lain yakni Ir. Soetrisno MES – Ir. Ahmad Yulianto yang diusung oleh Golkar dan mendapat 59.584 suara (12,07%), Drs. Hafidh Asrom MM – Drs. Kusbaryanto yang diusung oleh PKS, PPP, PD dan PKPB dan memperoleh 167.610 suara (33,94%), dan H. Sukamto SH – Ir. Sudrajat Selorujito yang diusung oleh PKB dan memperoleh 71.155 suara (14,41%).[5][6]
Bupati Sleman
Pada Pemilihan Umum Kepala Daerah tahun 2010, ia bersama wakilnya Yuni Satia Rahayu yang didukung oleh PDIP, PAN, dan Gerindra berhasil memenangkan pilkada Sleman 2010 dengan perolehan suara sebesar 174.571 suara (35,2 persen) mengalahkan pasangan lainnya yakni pasangan Sukamto – Suhardono (PKB) 106.838 (21,5%), Bugiakso – Kabul MB (independen) 104.672 (21,1%), Hafidh Asrom – Sri Muslimatun (Demokrat) 67.904 (14,7%), Zaelani – Heru Irianto (Hanura, PDP) 16.700 (3,4%), Mimbar Wiryono – Cahyo Wening (independen) 14.860 (2,9%) Ahmad Yulianto – Nuki Wakinudhatun (independen) 10.645 (2,2%) [8]
Pada Pemilihan Umum Kepala Daerah Serentak 2015, Sri Purnomo kembali maju dan memenangkan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman periode 2015-2020 berpasangan dengan Sri Muslimatun. Pasangan Sri Purnomo dan Sri Muslimatun (Santun) memperoleh 297.267 suara mengalahkan pasangan Yuni Satya Rahayu dan Danang Wicaksana Sulistya (Yuda) yang memperoleh 227.633 suara.[9]
Pada 17 Februari 2016, Sri Purnomo dilantik menjadi Bupati Sleman oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X di Bangsal Kepatihan, kompleks kantor Gubernur DIY.[10] Pelantikan bersamaan dengan pelantikan Wakil Bupati Sleman, Bupati dan Wakil Bupati Gunungkidul, serta Bupati dan Wakil Bupati Bantul.