Sri Hartati (lahir 08 November 1984) adalah seorang atlet putri Indonesia di bidang angkat berat (powerlifting).[1] Ia telah meraih total 7 emas di Kejuaraan Dunia Angkat Berat.[2] Selain memperoleh gelar juara, Sri Hartati juga tercatat sebagai pemegang rekor dunia setelah sukses mengangkat beban seberat 225kg ketika itu.[1][3]
Sri Hartati merupakan salah satu lifter putri yang berasal dari Provinsi Lampung.[1] Ia telah memperoleh berbagai prestasi nasional maupun internasional melalui olahraga angkat berat.
Kehidupan pribadi
Sri Hartati mulai menekuni olahraga angkat berat pada usia 12 tahun. Pada saat itu, seorang atlet angkat besi dan angkat berat senior mendatangi tempat Sri bersekolah. Para atlet senior tersebut mencari beberapa orang murid untuk dibina dan dilatih agar nantinya menjadi seorang atlet. Dari pencarian bibit muda atlet tersebut, Sri Hartati tertarik untuk bergabung. Pada olahraga tersebut, Sri belajar teori dan praktik. Awal-awal beban yang diangkatnya seberat 35kg. Pada masa SMP dan SMA, Sri Hartati sudah berfokus untuk terus mempelajari teori dan teknik angkat berat tersebut. Ia pun mendapat dispensasi dari sekolahnya ketika pergi ke luar kota untuk mengikuti beberapa lomba dan kejuaraan ketika itu. Ketika ada ulangan di sekolah maka dia akan ulangan susulan dan pelajaran yang tertinggal akan dia pelajari sendiri dirumah.[4][5]
Karier
Karier Sri Hartati dimulai dari dia berlatih di sebuah tempat olahraga yang bernama Padepokan Gajang Lampung. Tempat tersebut merupakan tempat pencetak atlet-atlet angkat besi dan angkat berat yang nantinya mampu bersaing di kejuaraan nasional maupun kejuaraan internasional.[6] Padepokan tersebut berlokasi di jalan Ahmad Yani, Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, Lampung.[7] Pada tahun 2003 merupakan tahun pertama kali Sri mengikuti kejuaraan yang berlangsung di luar negeri. Ketika itu, Sri mengikuti kejuaraan remaja angkat besi di Korea Selatan. Sri Hartati juga telah mengikuti beberapa kejuaraan dunia angkat berat diantaranya di Afrika Selatan, Norwegia, Puertorico, dan juga mengikuti Asia-Oceania Champioship 2014 di Melbourne, Australia. Pada tahun 2015, Sri juga mengikuti kejuaraan dunia angkat berat yang berlangsung di Luksemburg.[8][9] Pada tahun 2018, ia juga berpartisipasi dalam kejuaran dunia di Swedia dan pada tahun 2019 ia mengikuti kejuaraan dunia angkat berat di Dubai.[10][11]
Prestasi
Sri Hartati memperoleh juara dunia pertama kalinya ketika mengikuti kejuaraan angkat berat di Potchefstroom, Afrika Selatan pada tahun 2010. Pada kejuaraan dunia angkat berat di Hamm, Luksemburg 2015, Sri Hartati berhasil memperoleh mendali emas. Ia turun di kelas 57kg putri dan mampu membuat total angkatan 537,5kg.[12] Pada tahun 2016, Sri juga sukses memperoleh medali emas pada Kejuaraan Dunia Angkat Berat di Orlando, Amerika Serikat.[13] Pada tahun 2018, Sri berhasil memperoleh mendali emas pada kejuaraan yang belangsung di Halmstad, Swedia. Tidak hanya itu, Ia juga memecahkan rekor dunia angkat berat yang sukses membuat angkatan squat 225kg. Setahun setelahnya, Sri kembali memperoleh mendali emas pada kejuaraan yang berlangsung di Dubai, Uni Emirat Arab.[10]