Hidangan ini terbuat dari pastri berlemak yang ditaburi dengan buah-buahan kering, kemudian digulung menjadi puding berbentuk bundar.[1]
Nama hidangan ini sering menjadi sumber lawakan karena memiliki makna ganda (dick yang dalam bahasa Inggris dapat mengacu pada alat kelaminlaki-laki). Walau kata "spotted" (bertotol) mengacu pada penampilan puding yang bertotol dikarenakan buah-buah kering yang terkandung, kata "dick" memiliki asal-usul yang tidak jelas. Kata tersebut digunakan untuk mengacu pada puding sejak abad ke-19; misalkan pada abad ke-19 di Huddersfield, sebuah glosarium untuk kata-kata setempat menjelaskannya sebagai "Dick, puding polos. Apabila menggunakan sirop kental, treacle dick."[2]
Kata "dick" juga mungkin berasal dari kata pudding, yang berubah menjadi puddink, lalu puddick, dan akhirnya dick. Kemungkinan lain adalah bahwa kata tersebut berasal dari kata "dough" (adonan).[1]