Pengembangan awal
Pada 28 September, 2016, McLaren Applied Technologies diumumkan telah memenangkan tender untuk secara ekslusif menyuplai baterai mobil Gen2.[4][5] Awalnya, tender tersebut memungkinkan McLaren untuk menyuplai baterai untuk 2 musim saja, tetapi pengembangan baterai akan dibuka sampai mobil generasi ke-3, untuk mengurangi biaya pengembangan untuk tim.[6]
Pada 9 Januari 2017, Spark Racing Technology diumumkan telah memenangkan tender untuk menyuplai sasis mobil Formula E generasi ke-2.[7] Pada 12 Februari 2017, gambar-gambar konsep mobil generasi kedua tersebut dirilis.[8]
Pada September 2017, SRT05e untuk pertama kalinya diuji, digelar secara tertutup di Circuit Ecuyers, di Reims, Prancis, dengan dikendarai Anthoine Hubert. Pengujian pertama tersebut dilakukan untuk mengevaluasi performa baterai baru. Mobil tersebut berhasil menempuh jarak 400 km, tetapi tanpa perangkat keselamatan Halo, atau bodi mobil yang dipasang secara penuh.[9]
Pada Oktober 2017, SRT05e berhasil menyelesaikan pengujian ketahan yang digelar selama tiga hari, di Sirkuit Monteblanco di Spanyol, lagi, tanpa sistem keselamatan halo, namun dengan bodi yang dipasang penuh. Empat simulasi balapan penuh juga digelar selama tiga hari, dengan dikendarai Anthoine Hubert dan Frederic Makowiecki.[10]
Pada 1 Desember 2017, FIA, dan Formula E Holdings mengumumkan bahwa mereka memperpanjang kontrak ekslusif dengan Michelin untuk menyuplai ban untuk Formula E sampai 2021.[11]
Pada 30 Januari 2018, SRT05e diumumkan secara daring dengan sekumpulan gambar yang dihasilkan komputer.[12] Tanggal peluncuran mobil juga diumumkan, yaitu pada 6 Maret, di Geneva International Motor show.[1]
Pada 6 Maret 2018, SRT05e diluncurkan di Geneva International Motor show oleh Presiden FIA Jean Todt, dan CEO Formula E Holdings Alejandro Agag.[13] Mobil balap ini diumumkan sebagai yang pertama digagas dan dipimpin FIA, dimana FIA memimpin konsep desain, sampai pembuatan mobil.[14]
Pengujian pabrikan pertama digelar secara tertutup di Monteblanco Circuit di Spanuyol dari 28 sampai 30 Maret 2018. Sirkuit tersebut dimodifikasi dengan memasukkan dua chicane sementara, dengan waktu putaran diperkirakan sekitar 1:01. di hari pertama pengujian saja, mobil sudah menempuh jarak 2000 km secara total.[15]
Gen2EVO
Pada 18 Januari 2019, bahwa mirip dengan pendahulunya, SRT01-e, bodi mobil SRT05e akan diperbarui sebelum musim ke-3 berkompetisi, musim 2020–2021, dan akan terus dipakai sampai musim 2021–2022.[16]
Mobil Gen2 ternyata jauh lebih kuat daripada mobil SRT01-e, yang berakibat pada para pembalap yang makin agresif dan saling berkenaan satu sama lain.[17] Sebuah perancangan ulang pun diusulkan, dimana bagian depan mobil dibuat lebih rapuh, agar menghukum pembalap yang membuat kontak berlebihan.[18]
Pada 4 Februari 2020, Formula E mengumumkan desain baru tersebut yang diberi nama Gen2EVO.[19] Karena pandemi COVID-19, sekumpulan tindakan teknis darurat mengakibatkan debut Gen2EVO ditunda sampai musim 2021-2022.[20]
Selanjutnya dilaporkan bahwa pembaruan bodi Gen2EVO bisa saja dibatalkan sepenuhnya pada 11 Mei 2020.[21] Pembatalan pembaruan bodi Gen2EVO ini dikonfirmasi pada 19 Agustus 2020, karena Formula E akan memakai mobil Gen3 untuk musim 2022–23; memakai mobil GEN2EVO hanya untuk satu musim dianggap terlalu boros.[22]