Karier
Pada tahun 1875, Sophie Willock Bryant mulai mengajar dan diundang oleh Frances Mary Buss untuk bergabung dengan staf di Sekolah Tinggi London Utara. Pada tahun 1895, setelah Frances Mary Buss meninggal, Bryant menggantikan posisi tersebut sebagai kepala sekolah dan menjabat hingga tahun 1918.[2]
Ketika Universitas London membuka program gelarnya untuk wanita pada tahun 1878, Bryant mulai kuliah di universitas tersebut. Pada tahun 1881, ia menjadi salah satu wanita pertama yang memperoleh gelar Sarjana Kehormatan Kelas Satu, dalam bidang Sarjana Sains, pada tahun pertama universitas Inggris memberikan gelar kepada wanita. Ia meraih gelar tersebut dalam bidang Ilmu Mental dan Moral (Filsafat) dan juga dianugerahi gelar kehormatan kelas dua dalam bidang matematika. Pada tahun 1884, Bryant dianugerahi gelar Doktor Sains dalam Ilmu Mental dan Moral. Pada tahun 1882, Bryant menjadi wanita ketiga yang terpilih menjadi anggota London Mathematical Society, dan ia merupakan anggota wanita aktif pertama yang menerbitkan makalahnya dengan Society pada tahun 1884. Bersama dengan Charles Smith, Bryant menyunting tiga volume Euclid's Elements of Geometry untuk penggunaan di sekolah-sekolah, yakni: Euclid's Elements of Geometry, Buku I dan II (1897), Euclid's Elements of Geometry, Buku III dan IV (1899), dan Euclid's Elements of Geometry, Buku VI dan IX (1901).[3]
Sophie Bryant adalah pelopor penting dalam pendidikan bagi wanita. Ia menjadi wanita pertama yang menerima gelar DSc di Inggris dan termasuk salah satu dari tiga wanita pertama yang ditunjuk untuk Komisi Kerajaan, yaitu Komisi Bryce untuk Pendidikan Menengah pada tahun 1894–1895. Selain itu, ia juga termasuk salah satu dari tiga wanita pertama yang ditunjuk untuk Senat Universitas London. Ketika Trinity College Dublin membuka gelarnya untuk wanita, Bryant adalah salah satu yang pertama yang dianugerahi gelar doktor kehormatan.[2] Bryant berperan besar dalam mendirikan Cambridge Training College for Women, yang kini dikenal sebagai Hughes Hall, Cambridge. Selain itu, ia juga dikatakan sebagai salah satu wanita pertama yang memiliki sepeda, sebuah simbol kemajuan dan kebebasan pada masa itu.
Selama tinggal di London, Bryant adalah anggota London Ethical Society, sebuah komunitas humanis yang menganjurkan kehidupan moral yang terlepas dari pengaruh agama. Ia juga sangat tertarik pada politik Irlandia, menulis beberapa buku tentang sejarah Irlandia dan hukum Irlandia kuno, seperti Celtic Ireland (1889) dan The Genius of the Gael (1913). Sebagai seorang nasionalis Irlandia yang bersemangat meskipun berasal dari latar belakang keluarga Protestan, Bryant menjabat sebagai presiden Irish National Literary Society pada tahun 1914.[2] Ia mendukung hak pilih perempuan, tetapi ia menganjurkan agar hak pilih tersebut ditunda hingga perempuan memiliki pendidikan yang lebih baik. Ia juga bertugas di komite konsultatif Dewan Pendidikan Nasional, bekerja bersama para pejuang hak pilih lainnya seperti Isabel Cleghorn.[4]