Sonneratiaceae adalah sebuah famili tanaman berbunga dari ordo Myrtales yang berperawakan pohon dan semak tropis. Famili ini memiliki 2 genus yakni Duabanga dan Sonneratia (perepat) dan 7 spesies pohon dan semak yang tersebar di wilayah tropis Afrika Timur, seluruh Asia, hingga Pasifik Barat termasuk Australia Utara.[1][2]
Menurut APG II (2003), Sonneratiaceae harus digabung dengan Lythraceae.[2] Sekarang ini, Sonneratiaceae umumnya ditempatkan dalam subfamili monotipe mereka sendiri dari famili Lythraceae, sehingga Sonneratiaceae tidak diperlukan lagi. Hal ini didukung dengan analisis filogenetik wilayah ITS, yang menunjukkan bahwa famili ini berada di dalam famili Lythraceae.[3]
Morfologi
Akar
Karakteristik akar dari famili adalah akar pernapasan geotropik negatif yang tumbuh setinggi satu yard atau lebih dari lumpur tempat akar tersebut tumbuh. Akar ini berbeda dari Lythraceae dalam penyatuan sebagian ovarium dengan cawan reseptakular dan dalam plasentasi parietal atau subbasal. Floem internal terdapat di batang.[4]
Daun
Susunan daun berhadapan dan terkadang dapat ditemukan stipula daun yang bebas dari tangkai daun, seperti kelenjar, persisten atau tampaknya rontok lebih awal. Helaian daun sederhana, simetris, lanset, lonjong, elips, lonjong lonjong, atau bulat telur; pangkal baji atau menipis; tepi utuh, ± datar; venasi menyirip, dengan pelepah daun mencolok, dan venasi tersier retikulat.[5][6][7]
Bunga
Semua bunga tergolong biseksual dengan perbungaan terminal, terdiri dari cymes atau bunga soliter. Braktea dan brakteol tidak ada. Penyerbukan dilakukan oleh serangga, burung atau kelelawar. Bunga harum atau tidak berbau, bertangkai. Cakram bunga ada. Mangkuk bunga bebas ada. Selubung bunga teratur, dari 2 lingkaran yang tidak sama. Ruas kelopak bebas, dengan 4–8 sepal, bervalvat pada kuncup; seperti kulit. Ruas mahkota bebas, dengan 4–8 kelopak (jarang tidak ada), bergantian dengan sepal, kusut atau rangkap pada kuncup, putih, merah, merah muda atau hijau, tanpa tanda yang kontras, atau bergaris-garis, berbintik, dan sebagainya, bermembran; tidak ada cakar; lobus ± utuh. Benang sari banyak yang fertil, bebas dari mahkota, bebas dari ovarium dan tangkai putik, berbeda satu sama lain. Kepala sari terfiksasi ke belakang, terbuka oleh celah membujur, bersel 2. Ovarium superior dan sessile, atau sebagian inferior. Karpel 12–20, menyatu; ovarium dengan 12–20 lokula. Tangkai putik terminal, tunggal dan tidak bercabang dengan stigma kapitat. Ovula banyak per lokula, sessile; plasentasi aksila.[5][6][7]
Buah
Buah beri berdaging yang tidak pecah; perianth pada buah yang matang berganti daun, atau kering dan persisten. Permukaan makro diseminula tidak berciri; permukaan mikro ± halus, cokelat, kusam. Biji banyak per buah. Aril tidak ada. Kotiledon 2. Embrio lurus atau melengkung.[5][6][7]
Embriologi
Secara embriologis, famili ini memiliki kemiripan dengan Lythraceae, Punicaceae, dan Melastomataceae yakni dengan jaringan parietal berkembang baik, mikropil dibentuk oleh kedua integumen, kantung embrio tipe poligonum, antipodal efemeral, endosperma tipe nuklir, embriogeni tipe onagrad, dan biji eksalbumin.[8]