Software-defined radio (SDR; terj. har.'radio berbasis perangkat lunak') adalah sistem komunikasi radio di mana komponen yang biasa ada pada perangkat keras seperti mixer, filter, amplifier, modulator/demodulator dan detector digantikan dengan pengimplementasian perangkat lunak pada perangkat komputer atau sistem benam.[1]
GNU Radio merupakan perangkat lunak yang paling umum digunakan untuk membuat sistem SDR ini.
Latar belakang
Sejak tahun 1980 hingga saat ini, teknologi komunikasi nirkabel mengalami perkembangan yang sangat pesat. Kemajuan tersebut mendorong peningkatan standar dalam bidang nirkabel, yang berdampak pada semakin singkatnya siklus hidup produk komunikasi nirkabel serta meningkatnya kebutuhan akan prototipe untuk berbagai standar dalam waktu yang relatif singkat. Selain itu, permintaan terhadap desain sistem yang fleksibel juga terus meningkat, seiring dengan ketersediaan teknologi Digital Signal Processing (DSP) dan logika yang dapat dikonfigurasi ulang, seperti Field-Programmable Gate Array (FPGA) dan Programmable Logic Device (PLD).
Kondisi tersebut menuntut adanya pendekatan desain yang lebih adaptif, yaitu sebuah platform yang fleksibel dengan satu antarmuka pengguna untuk mendukung pengembangan prototipe berbagai standar nirkabel. Kebutuhan inilah yang melatarbelakangi munculnya konsep radio yang didefinisikan melalui perangkat lunak atau Software Defined Radio (SDR).[2]
Referensi
↑Software Defined Radio: Architectures, Systems and Functions (Markus Dillinger, Kambiz Madani, Nancy Alonistioti) Page xxxiii (Wiley & Sons, 2003, ISBN 0-470-85164-3)
↑"IMPLEMENTASI SOFTWARE DEFINED RADIO UNTUK MODEM SISTEM KOMUNIKASI DATA NIRKABEL AD HOC"[pranala nonaktif permanen]