Situs Pengindelan Putih merupakan situs peninggalan pada zaman kejayaan Kesultanan Banten yang berfungsi sebagai instalasi penyaringan air, adapun air tersebut berasal dari Sungai Cibanten yang kemudian diolah menjadi air bersih untuk berbagai keperluan termasuk kebutuhan air minum untuk keperluan keraton kesultanan[1], lebih tepatnya lagi adalah Keraton Surosowan.[2] Selain keperluan keraton, air tersebut juga dialirkan demi kepentingan masyarakat luas.[3]
Sejarah
Situs ini dibangun pada masa pemerintahan Sultan Maulana Yusuf yang memerintah pada tahun 1570-1580 Masehi.[2]
Teknologi penyaringan air seperti ini merupakan perpaduan antara kearifan lokal serta pengaruh dari Tiongkok serta Belanda, hal ini tercermin dari bentuk bangunannya serta penerapan sistem irigasi dan saluran air yang menghubungkan waduk dengan keraton.[3]
Proses penyaringan air
Agar dapat diolah menjadi air bersih, air dari Sungai Cibanten harus melalui tiga tahap penyaringan yang diproses pertama di Situs Pengindelan Abang, lalu Situs Pengindelan Putih, dan terakhir diproses di Situs Pengindelan Emas.[3]
Pada fase di mana air diolah di Situs Pengindelan Putih, air mengalami proses penjernihan lebih lanjut supaya partikel-partikel halus yang lolos di fase pertama dapat dihilangkan.[4]