Soeratno lahir pada tanggal 24 Januari 1941.[4] Keterlibatannya dengan organisasi-organisasi Islam bermula sejak masa mudanya. Ia bersekolah di SMA Muhammadiyah dan menjadi ketua sayap pemuda Aisyiyah pada tahun 1965.[3] Ia adalah pendukung gagasan Islamisasi ilmu pengetahuan, yang mengusung pandangan bahwa kata sifat "Islami" semestinya tidak hanya merujuk pada praktik-praktik keagamaan semata, melainkan mencakup seluruh aspek kehidupan, serta mengategorikan demokrasi, kesetaraan, keadilan, dan nilai-nilai kemanusiaan terkait kebebasan sebagai "nilai-nilai Islami."[5]
Soeratno meninggal dunia di Rumah Sakit Akademik UGM di Jakarta pada 7 Juli 2026 dalam usia 85 tahun. Ia dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Karangkajen pada 8 Juli.[1]