Sistem multiagenAgen refleks sederhanaAgen pembelajar
Sistem multiagen (MAS: multi-agent system atau "sistem swaorganisasi") adalah sistem terkomputerisasi yang terdiri atas sejumlah agen cerdas yang saling berinteraksi.[1][2] Sistem multiagen mampu memecahkan masalah yang sulit atau bahkan mustahil diselesaikan oleh satu agen tunggal atau sistem monolitik.[3] Kecerdasan dalam sistem ini dapat mencakup pendekatan metodis, fungsional, prosedural, algoritmepencarian ataupun pembelajaran penguatan.[4] Dengan kemajuan dalam model bahasa besar (LLM), sistem multiagen berbasis LLM muncul sebagai bidang penelitian baru yang memungkinkan interaksi dan koordinasi yang lebih canggih di antara para agen.[5]
Meskipun memiliki banyak kesamaan, sistem multiagen tidak selalu sama dengan model berbasis agen (ABM: agent-based model). Tujuan dari ABM adalah mencari pemahaman penjelas mengenai perilaku kolektif agen-agen (tidak harus "cerdas") yang mengikuti seperangkat aturan sederhana, biasanya dalam sistem alami, alih-alih memecahkan masalah praktis atau rekayasa tertentu. Istilah ABM cenderung lebih sering digunakan dalam ranah sains, sementara MAS lebih lazim digunakan dalam bidang teknik dan teknologi.[6]
Beberapa penerapan di mana penelitian sistem multiagen dapat memberikan pendekatan yang tepat antara lain pada perdagangan daring,[7] penanggulangan bencana,[8][9] pengawasan target,[10] serta pemodelan struktur sosial.[11]
Referensi
↑Yoav Shoham, Kevin Leyton-Brown. Multiagent Systems: Algorithmic, Game-Theoretic, and Logical Foundations. Cambridge University Press, 2009. http://www.masfoundations.org/
↑Stefano V. Albrecht, Filippos Christianos, Lukas Schäfer. Multi-Agent Reinforcement Learning: Foundations and Modern Approaches. MIT Press, 2024. https://www.marl-book.com/