Sirwal (bahasa Arab: سِرْوَال, sirwāl) adalah celana tradisional pria yang berasal dari Timur Tengah, memiliki ciri-ciri potongannya yang longgar (gombrong) di bagian panggul dan paha, serta memiliki panjang yang umumnya di atas mata kaki. Sirwal biasanya dikenakan di negara-negara Muslim, tetapi juga dapat ditemui di Persemakmuran Polandia, di Mallorca, di pedesaan Yunani, dan tempat-tempat lain di Balkan yang dipengaruhi oleh Turki Ottoman sebelum Perang Dunia I.[1] Sirwal juga dikenakan oleh beberapa komunitas muslim di India Utara.[2]
Tipe
Ada beberapa jenis celana sirwal yang beredar di pasaran, jenis yang beredar tersebut didasarkan pada fungsi, motif dan modelnya. Banyak model baru yang muncul akhir – akhir ini karena banyaknya animo dari masyarakat yang ingin memakai celana cingkrang dan longgar di berbagai kegiatan, seperti yang disebutkan dibawah ini:
Sirwal Biasa adalah sirwal yang memiliki 2 kantong.
Sirwal tempur adalah celana sirwal dengan 4 buah kantong dengan tambahan 2 kantong tempel dari sirwal biasa.
Sirwal Outdoor biasanya buat aktivitas di luar dengan bahan celana dan jahitan yang kuat.
Sirwal army adalah sirwal dengan motif celana tentara dengan bahan yang kuat dan tebal. Memiliki kesan yang gagah bagi pemakainya.
Sirwal kantor adalah celana cingkrang yang longgar didesain untuk dipakai saat bekerja di kantor dengan bahan yang lebih tebal dan halus
Sirwal Boxer adalah celanan jenis gombrong yang memiliki model seperti celana karate.
Sirwal Anak adalah celana sirwal untuk anak – anak
Referensi
↑"Sirwāl" in Walther Björkman (1997), Encyclopaedia of Islam, 2nd ed., volume IX: San–Sze, edited by C. E. Bosworth, E. van Donzel, W. P. Heinrichs and the late G. Lecomte, Leiden: E. J. Brill, ISBN90-04-10422-4, page 676
↑Sikh Cultural Centre., (2003) The Sikh Review, Volume 51, Issues 1-6; Volume 51, Issues 589-594