Sirop atau (bentuk tidak baku: sirup)[a] (dari Bahasa Arab شراب syarāb, minuman, anggur (minuman) dan bahasa Latin:sirupuscode: la is deprecated )[2] adalah cairan yang kental dan memiliki kadar gulaterlarut yang tinggi, tetapi hampir tidak memiliki kecenderungan untuk mengendapkan kristal. Kekentalan sirop disebabkan oleh banyaknya ikatan hidrogen antara gugushidroksil (OH) pada molekul gula terlarut dengan molekul air yang melarutkannya.
Secara teknik maupun dalam dunia ilmiah, istilah sirop juga sering digunakan untuk menyebut cairan kental, umumnya residu, yang mengandung zat terlarut selain gula.
Untuk meningkatkan kadar gula terlarut, biasanya sirop dipanaskan. Larutan sirop menjadi superjenuh. Sirop juga sering digunakan pada dunia obat-obatan, kuliner serta minuman.
Sirop masakan
Terdapat berbagai macam sirop yang digunakan dalam pembuatan makanan, termasuk:
↑Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia telah disebutkan bahwa siropcode: id is deprecated adalah ejaan yang benar dalam bahasa Indonesia;[1] Namun, secara populer dieja dalam bahasa Indonesia yang tidak baku sebagai [sirup] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan).