Sinkonina adalah alkaloid yang berasal dari kulit Cinchona. Secara struktural, senyawa ini termasuk dalam alkaloid kuinolina dan merupakan alkaloid minor terpenting dari kuinina.[3] Senyawa ini berupa bubuk kristal dan tidak berbau. Senyawa ini merupakan diastereomer dari sinkonidina.
Ketersedian di alam
Sinkonina ditemukan di banyak spesies Cinchona(famili Rubiaceae), seperti pada pohon Cinchona pubescens dan Cinchona officinalis[4] dan diisolasi dari kulit pohon. Dokter dan farmakolog Skotlandia, yakni Andrew Duncan, adalah orang pertama yang mengisolasi zat murni ini.[5][6]
Johann Samuel Ersch, Johann Gottfried Gruber: Allgemeine Encyklopädie der Wissenschaften und Künste in alphabetischer Folge. 79. Teil. F.A. Brockhaus, Leipzig 1865, S. 262.