Kota in Silesia Voivodeship, 23x15px|border |alt=|link= Polandia{{SHORTDESC:Kota in Silesia Voivodeship, 23x15px|border |alt=|link= Polandia|noreplace}}
Siemianowice Śląskie (pelafalan dalam bahasa Polandia:[ɕɛmjanɔˈvit͡sɛˈɕlɔ̃skʲɛ]; bahasa Jerman:Siemianowitz-Laurahüttecode: de is deprecated ; bahasa Silesia:Śymjanowice Ślůnskjecode: szl is deprecated ) atau Siemianowice adalah sebuah kota di Silesia Hulu di selatan Polandia, berdekatan dengan Katowice. Penduduknya diisi 2 juta orang dan terletak di Dataran Tinggi Silesia dekat sungai Brynica.
Siemianowice terletak di Provinsi Silesia sejak dibentuk pada tahun 1999. Sebelumnya, Siemianowice berada dalam wilayah Katowice, dan sebelumnya lagi masuk dalam Wilayah Otonom Silesia. Siemianowice sendiri merupakan salah satu kota yang membentuk kawasan perkotaan Katowice, yang dihuni sekitar 2,7 juta orang.[2] Menurut sensus tahun 2021 penduduk Siemianowice sekitar 65,684.[1] Siemianowice Śląskie berbatasan dengan Piekary Śląskie, Chorzów, Czeladź, Będzin, Wojkowice.
Siemianowice sudah ada sejak masa Polandia yang diperintah oleh Wangsa Piast di abad pertengahan. Kemungkinan besar, nama Siemianowice pertama kali muncul dalam dokumen resmi pada tahun 1253.
Lalu di tahun 1924, dua wilayah—Siemianowice dan Huta Laury—digabungkan menjadi satu. Kota baru ini dinamai Siemianowice Śląskie dan secara resmi mendapat status kota pada tahun 1932.
Pada 1 September 1939, tepat di hari pertama invasi Jerman ke Polandia yang sekaligus menjadi awal Perang Dunia II, terjadi bentrokan di distrik Michałkowice antara sabotir Jerman dan kelompok pertahanan diri warga Polandia.[3] Para sabotir Jerman bahkan masuk ke tambang lokal dan menyandera puluhan penambang Polandia. Namun, setelah pertempuran sengit, pasukan Polandia bersama para sukarelawan—termasuk anggota Perkumpulan Senam Polandia “Sokół” dan para pramuka—berhasil merebut kembali tambang tersebut.[3] Ada korban jiwa di kedua belah pihak, dan Polandia juga berhasil menangkap puluhan sabotir Jerman.[3] Meski begitu, tak lama kemudian kota ini jatuh ke tangan Jerman. Pada 8 September 1939, pasukan Freikorps Jerman membunuh enam warga Polandia.[4] Di bulan yang sama, Einsatzgruppen I—unit khusus Jerman—beroperasi di sini dan melakukan berbagai kekejaman terhadap penduduk lokal.[5] Selama masa pendudukan, Jerman mendirikan dua kamp kerja paksa: satu untuk orang Polandia (Polenlager), dan satu lagi khusus untuk orang Yahudi,[6] dan satu untuk Yahudi.[7] Pada April 1944, mereka juga membangun kamp cabang dari kamp konsentrasi Auschwitz di Siemianowice, di mana lebih dari 900 tahanan dipaksa bekerja di bawah kondisi yang berat.[8] Lalu, pada Januari 1945, para tahanan dipindahkan ke kamp konsentrasi Mauthausen. Tidak lama setelah itu, tentara Jerman mundur dan masa pendudukan pun berakhir.
Kemudian di tahun 1951, beberapa wilayah lain—yakni Michałkowice, Bytków, Bańgów, dan Przełajka—resmi dimasukkan ke dalam wilayah administratif Siemianowice dan menjadi distrik baru.
↑Wardzyńska, Maria (2009). Był rok 1939. Operacja niemieckiej policji bezpieczeństwa w Polsce. Intelligenzaktion (dalam bahasa Polski). Warszawa: IPN. hlm.135.
↑Warzecha, Bartłomiej (2003). "Niemieckie zbrodnie na powstańcach śląskich w 1939 roku". Biuletyn Instytutu Pamięci Narodowej (dalam bahasa Polski). No.12–1 (35–36). IPN. hlm.56. ISSN1641-9561.