Sinabutar atau Sidabutar merupakan salah satu marga yang berasal dari garis keturunan Silahisabungan. Dengan kata lain, marga Sinabutar merupakan salah satu marga yang tergabung dalam persatuan Silahisabungan.
Adapun Raja Silahisabungan menikah dengan Pinggan Matio Boru Padang Batanghari dan Similing-iling (Nailing) Boru Narasaon dan menetap di Silalahi Nabolak. Raja Silahisabungan kemudian memiliki delapan orang putra dan seorang putri yang bernama Si Boru Deang Namora. Adapun kedelapan putra tersebut antara lain adalah:
Terdapat empat variasi penggunaan marga yang digunakan oleh keturunan Butar Raja, yaitu:
Sinabutar (Silalahi), umumnya digunakan oleh keturunan Butar Raja di luar Kabupaten Dairi (salah satu alasan guna membedakan diri dari marga Sidabutar yang berasal dari kelompok marga Parna). Perlu diketahui bahwa kelompok Butar Raja, lebih didominasi dengan nama marga Sinabutar dibandingkan dengan nama marga Sidabutar.
Sidabutar (Silalahi), umumnya digunakan oleh keturunan Butar Raja di Kabupaten Dairi.
Nabutar atau Dabutar, umumnya digunakan oleh keturunan Butar Raja yang telah berasimilasi pada masyarakat Batak Pakpak-Dairi.
Selain keempat variasi tersebut, terdapat juga keturunan Butar Raja yang hanya menggunakan marga Silalahi Sinabutar, Silalahi Sidabutar, atau Silalahi saja.
Tokoh
Bagian ini memerlukan pengembangan. Anda dapat membantu dengan mengembangkannya.