Serial televisi
Dalam adaptasi versi modern yang digunakan untuk serial Si Doel Anak Sekolahan dan juga seri filmnya, karakter Si Doel dinamai ulang sebagai Kasdullah dan kembali diperankan oleh Rano Karno. Doel hidup dalam keluarga Betawi yang sederhana dengan ayahnya, Sabeni, yang menjadi sopir oplet serta ibunya, Lela, yang membuka warung. Doel memiliki adik yang bernama Atun Zaitun. Paman Doel, Mandra juga tinggal serumah dengan keluarga Sabeni. Meski berprofesi sebagai sopir oplet, Sabeni punya tekad kuat untuk menyekolahkan Doel sampai sarjana dan harapannya tersebut akhirnya terwujud dengan Doel yang lulus sebagai seorang sarjana teknik mesin.
Doel berkenalan dengan Sarah van Heus, seorang gadis blasteran Belanda yang merupakan sepupu dari Hans. Tanpa sepengetahuan Doel, Sarah menjadikan Doel sebagai objek untuk penelitian skripsinya mengenai budaya Betawi. Selain itu Doel juga berteman dengan Zaenab, seorang gadis yang sejak kecil sudah ancang-ancang akan dijodohkan dengan Doel saat dewasa nanti.
Sabeni diceritakan meninggal dunia akibat kecelakaan mobil di awal penayangan musim ketiga dan membuat Doel terpukul serta harus menanggung beban berat menjadi kepala keluarga. Saat itu meski sudah lulus kuliah lama, Doel juga masih belum mendapat pekerjaan. Pada akhirnya setelah berusaha lama, Doel berhasil mendapat pekerjaan tetapi seketika ia juga harus memilih antara tetap menjaga keluarga atau berani menerima tantangan untuk diikutsertakan dalam pelatihan selama tiga bulan di Swiss.
Sepulang dari Swiss, Doel masih harus menunggu penempatan posisi dari perusahaan tempatnya bekerja. Sembari menunggu, ia mengisi waktu dengan mengurus oplet tuanya ditemani Mandra dan Mas Karyo. Hubungan Doel dan Sarah sedikit merenggang, setelah Sarah kecewa dengan Doel yang diam-diam memberikan oleh-oleh untuk Zaenab. Sarah pun kemudian memutuskan pergi ke Belanda untuk menemani ayahnya berobat.
Doel kemudian mendapat penugasan untuk bekerja di kantor cabang perusahaannya di Kalimantan. Sarah pulang dari Belanda dan meskipun masih sedikit kecewa dengan Doel yang juga dekat dengan Zaenab, Sarah akhirnya memutuskan berbaikan dengan Doel dan ingin mengikutinya pergi ke Kalimantan. Doel tanpa panjang waktu segera memikirkan rencana untuk melamar Sarah sebagai istrinya. Kendati sempat diwarnai salah paham dan juga pembatalan penugasan Doel ke Kalimantan, Doel tetap melanjutkan proses meminang Sarah dan akhirnya mereka berdua menikah di akhir penayangan musim keenam.
Doel kemudian sukses menjadi salah satu petinggi di perusahaannya dan ia sekarang hidup dengan layak. Sarah yang sedang hamil menjadi sangat posesif, hal ini membuat Doel kewalahan sampai-sampai mengganggu pekerjaannya. Disamping itu, Zaenab yang juga tengah hamil menghadapi masalah dengan sikap suaminya yang berubah pasca meninggalnya sang ibu. Doel yang masih peduli dengan Zaenab justru menyebabkan kecemburuan pada Sarah. Puncaknya, Sarah pergi meninggalkan rumah setelah ia mengetahui Doel mengantar Zaenab ke rumah sakit. Sarah mengetahui hal tersebut setelah ditelepon oleh seseorang yang ternyata adalah Ipah, ibu dari Zaenab. Mengetahui Sarah pergi, Doel pun bergegas mencari keberadaan Sarah yang pergi entah ke mana. Sampai akhirnya Doel dihubungi seseorang yg mengaku mengetahui keberadaan Sarah. Doel pun datang menemui orang tersebut yg tidak lain adalah Roy, dari sanalah Doel tahu bahwa Sarah pergi ke Belanda.