Shöhret Hoshur (Uighur: شۆھرەت ھوشۇرcode: ug is deprecated ; kelahiran 1965) adalah seorang wartawan Uighur Amerika yang bekerja untuk Radio Free Asia.[1] Sejak kabur dari Xinjiang pada 1994, ia menjadi dikenal karena laporannya tentang kawasan tersebut.
Kehidupan dan karir
Hoshur adalah seorang imigran politik dari Kawasan Uighur di Tiongkok dan penentang Sinikisasi kampung halamannya.[2][3] Ia meninggalkan Tiongkok pada 1994 saat jurnalismenya membuatnya "berada dalam ketegangan dengan otoritas" dan kini bekerja untuk Radio Free Asia di Washington, D.C.[2] Menurut New York Times, "catatannya tentang kekerasan di kampung halamannya menjadi salah satu dari sedikit sumber informasi layak tentang insiden di belahan Tiongkok yang pemerintah berniat untuk menyembunyikannya dari jangkauan internasional".[3] Otoritas Tiongkok menuduh Hoshur menyulut kerusuhan Ürümqi Juli 2009 dengan laporannya.[2][3][4][5] Ia disebut oleh McClatchey pada Oktober 2015 sebagai wartawan tunggal yang dapat memberikan berita akurat dari Provinsi Xinjiang, Tiongkok.[6]
Penangkapan keluarga
Tiongkok menangkap salah satu saudara Hoshur pada 2014, menghukumnya lima tahun penjara.[2] Dua saudara lainnya ditangkap pada 2015.[2] Hoshur menyebut penangkapan dan pengadilan para saudaranya "dipakai untuk membenarkan pelecehan berkelanjutan terhadapnya sebagai wartawan yang melaporkan peristiwa di kawasan Uighur, Tiongkok".[2]Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat membujuk otoritas Tiongkok "untuk berhenti mengusik keluarganya dan memperlakukan mereka dengan adil dan bermartabat".[2]