Ribuan tahun yang lalu, kelompok yang disebut Paleo-Indian tinggal di wilayah yang kini disebut "Midwest" di Amerika Serikat. Kelompok-kelompok tersebut adalah pemburu-pengumpul yang memburu berbagai jenis hewan, termasuk megafauna yang punah pada akhir masa Pleistosen. Para ahli meyakini bahwa Paleo-Indian adalah penjelajah yang terspesialisasi dan berpindah-pindah yang memburu hewan seperti bison, mastodon, karibou, dan mammoth.
Hipotesis asal-usul pembangun gundukan
Fort Ancient Monongahela.
Beberapa ahli meyakini bahwa Shawnee adalah keturunan penduduk budaya Fort Ancient di wilayah Ohio, walaupun pendapat ini tidak diterima sepenuhnya.[2][3][4] Budaya Fort Ancient berkembang dari tahun 1000 hingga 1650 di Ohio selatan, Kentucky utara, dan Virginia Barat bagian barat. Budaya Fort Ancient sebelumnya diduga merupakan budaya Mississipi. Namun, para ahli sekarang yakin bahwa budaya Fort Ancient berkembang secara independen dan merupkan keturunan dari budaya Hopewell (100 SM—500 M) yang juga merupakan pembangun gundukan.
Nasib penduduk di Fort Ancient masih belum diketahui. Kemungkinan masyarakat mereka (seperti budaya Mississipi) mengalami kehancuran akibat epidemi dibawa oleh penjelajah Spanyol pada abad ke-16.[5] Setlah tahun 1525, rumah-rumah di desa menjadi lebih kecil dan lebih sedikit.[5][6] Dalam catatan arkeologis, terdapat jeda antara situs Fort Ancient yang terbaru dengan situs tertua Shawnee, yang menduduki wilayah tersebut pada masa datangnya penjelajah Prancis dan Inggris. Kemiripan pada budaya, seni, mitologi, dan sejarah lisan digunakan sebagai dasar bagi beberapa ahli untuk menyatakan bahwa masyarakat Fort Ancient berubah menjadi masyarakat Shawnee.[7]
Secara tradisional, Shawnee menganggap Lenape (atau Delaware) sebagai "kakek" mereka. Suku-suku Algonquian di wilayah Kanada menganggap Shawnee sebagai cabang mereka di paling selatan. Di sepanjang pantai timur, suku-suku yang berbahasa Algonquian sebagian besar berada di wilayah pesisir dari Quebec hingga Carolina. Bahasa Algonquian memiliki kata yang mirip dengan shawano (kini: shaawanwa) yang berarti "selatan". Namun, shaawa- tidak berarti "selatan" di Shawnee, tetapi "(cuaca) hangat". Namun, dalam salah satu kisah Shawnee, Shaawaki adalah dewa selatan.
Abad ke-17
Bangsa Eropa bertemu dengan suku Shawnee di berbagai wilayah. Salah satu laporan terawal mengenai Shawnee adalah peta Belanda pada tahun 1614 yang menulis Sawwanew di sebelah timur Sungai Delaware. Sumber-sumber Belanda pada abad ke-17 juga menempatkan mereka di tempat tersebut. Catatan penjelajah Prancis pada abad yang sama biasanya menempatkan Shawnee di sepanjang Sungai Ohio.[8]
Pada awal abad ke-19, pemimpin Shawnee Tecumseh dikenal karena mencoba mendirikan Konfederasi Tecumseh untuk menentang perluasan wilayah Amerika Serikat yang mencaplok tanah penduduk asli Amerika. Akibatnya, meletus Perang Tecumseh. Tecumseh bersekutu dengan Britania Raya, yang saat itu sedang berperang dengan Amerika Serikat.
Namun, mimpi Tecumseh untuk mendirikan negara penduduk asli Amerika musnah setelah Amerika Serikat memenangkan Pertempuran Thames pada 5 Oktober 1813 dan menewaskan Tecumseh. Kematiannya secara efektif menghentikan aliansi penduduk asli Amerika Utara dengan Britania karena dengan dikuasainya Danau Erie, Britania tidak dapat lagi memberi bantuan kepada sekutu penduduk asli mereka.
Setelah perang
Shawnee di Missouri dikenal dengan nama "Shawnee Absentee". Beberapa ratus anggota suku ini meninggalkan Amerika Serikat untuk menetap di bagian timur Texas Spanyol. Shawnee dari Kansas turut bergabung dengan mereka.
Pada tahun 1817, Shawnee di Ohio menandatangani Traktat Fort Meigs yang menyerahkan tanah mereka dan sebagai gantinya memperoleh tiga reservasi di Wapaughkonetta, Hog Creek (dekat Lima), dan Lewistown, Ohio. Mereka berbagi wilayah tersebut dengan suku Seneca.
Missouri bergabung dengan Amerika Serikat pada tahun 1821. Setelah ditandatanganinya Traktat St. Louis pada tahun 1825, 1.400 Shawnee Missouri dipaksa pindah ke Kansas tenggara di dekat Sungai Neosho.
Selama tahun 1833, hanya kelompok Black Bob yang menolak pemindahan. Mereka menetap di Kansas timur laut di dekat Olathe dan di sepanjang Sungai Kansas di Monticello di dekat Gum Springs. Sementara itu, kurang lebih 200 Shawnee di Ohio mengikuti nabi Tenskwatawa dan bergabung dengan saudara mereka di Kansas pada tahun 1826, tetapi mayoritas mengikuti Black Hoof yang mencoba melawan upaya untuk memaksa Shawnee menyerahkan tempat tinggal mereka di Ohio. Pada tahun 1831, kelompok Seneca-Shawnee di Lewiston pindah ke teritori Indian (kini Oklahoma). Setelah kematian Black Hoof, 400 Shawnee Ohio sisanya di Wapaughkonetta dan Hog Creek menyerahkan tanah mereka dan pindah ke reservasi Shawnee di Kansas.
Selama Perang Saudara Amerika, kelompok Black Bob melarikan diri dari Kansas dan bergabung dengan "Shawnee Absentee" di Oklahoma untuk melarikan diri dari perang. Setelah Perang Saudara, Shawnee di Kansas diusir dan dipaksa pindah ke Oklahoma timur laut. Shawnee yang sebelumnya berasal dari Lewistown kemudian disebut "Shawnee Timur", sementara Shawnee yang terusir dari Kansas dianggap sebagai bagian dari Cherokee sehingga disebut "Shawnee Cherokee", dan baru memperoleh pengakuan sebagai "Suku Shawnee" yang independen dari Cherokee pada tahun 2000.
↑O'Donnell, James H. Ohio's First Peoples, p. 31. Athens, Ohio: Ohio University Press, 2004. ISBN 0-8214-1525-5 (paperback), ISBN 0-8214-1524-7 (hardcover)
↑Howard, James H. Shawnee!: The Ceremonialism of a Native Indian Tribe and its Cultural Background, p. 1. Athens, Ohio: Ohio University Press, 1981. ISBN 0-8214-0417-2; ISBN 0-8214-0614-0 (pbk.)
↑Schutz, Noel W., Jr.: The Study of Shawnee Myth in an Ethnographic and Ethnohistorical Perspective, Ph.D. Dissertation, Department of Anthropology, Indiana University, 1975.
↑Charles Augustus Hanna, 1911 The Wilderness Trail, esp. chap. IV, "The Shawnees", hal. 119–160.
Daftar pustaka
Callender, Charles. "Shawnee", in Northeast: Handbook of North American Indians, vol. 15, ed. Bruce Trigger. Washington, D.C.: Smithsonian Institution, 1978. ISBN 0-16-072300-0
Clifton, James A. Star Woman and Other Shawnee Tales. Lanham, MD: University Press of America, 1984. ISBN 0-8191-3712-X; ISBN 0-8191-3713-8 (pbk.)
Edmunds, R. David. The Shawnee Prophet. Lincoln, Nebraska: University of Nebraska Press, 1983. ISBN 0-8032-1850-8.
Edmunds, R. David. Tecumseh and the Quest for Indian Leadership. Originally published 1984. 2nd edition, New York: Pearson Longman, 2006. ISBN 0-321-04371-5
Edmunds, R. David. "Forgotten Allies: The Loyal Shawnees and the War of 1812" in David Curtis Skaggs and Larry L. Nelson, eds., The Sixty Years' War for the Great Lakes, 1754–1814, pp.337–51. East Lansing: Michigan State University Press, 2001. ISBN 0-87013-569-4.
Howard, James H. Shawnee!: The Ceremonialism of a Native Indian Tribe and its Cultural Background. Athens, Ohio: Ohio University Press, 1981. ISBN 0-8214-0417-2; ISBN 0-8214-0614-0 (pbk.)
O'Donnell, James H. Ohio's First Peoples. Athens, Ohio: Ohio University Press, 2004. ISBN 0-8214-1525-5 (paperback), ISBN 0-8214-1524-7 (hardcover).