Ini adalah nama Melayu; nama "Sh Ali" merupakan patronimik, bukan nama keluarga, dan tokoh ini dipanggil menggunakan nama depannya, "Sh Mohmed Puzi". Kata bin (b.) atau binti (bt.), jika digunakan, berarti "putra dari" atau "putri dari".
Dato' SriSyekh Mohmed Puzi bin Syekh Ali (Jawi: شيخ محمد ڤوزي بن شيخ علي; lahir 27 April 1955) adalah seorang politikus asal Malaysia yang saat ini menjadi anggota parlemen untuk daerah pemilihan Pekan, Pahang masa bakti 2022–2027.[1] Posisinya sebagai anggota legislatif bagi Pekan mengakhiri trah kekuasaan Abdul Razak Hussein yang secara tradisi diturunkan ke anaknya yang kelak menjadi Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak (1976–1982 dan 1986–2022).[2] Najib tidak dapat ikut serta dalam pemilu karena ia sedang menjalani hukuman penjara terkait skandal 1MDB. Selanjutnya, posisi Sh Mohmed Puzi di Peramu Jaya, Pekan digantikan oleh putra Najib, Mohd Nizar Najib.