Sejarah Desa Setail berawal dari kedatangan sekelompok masyarakat dari wilayah Keresidenan Bagelen, Jawa Tengah pada tahun 1900an yang dipimpin oleh seorang tokoh masyarakat yang bernama Nasrun. Rombongan tersebut menetap dan membuka lahan pemukiman di ujung utara wilayah Desa Setail. Dan saat ini wilayah Desa Setail yang menjadi pemukiman pertama di desa tersebut dikenal dengan nama Dusun Darungan, Darungan artinya Boro (bahasa Indonesia:bepergiancode: id is deprecated ).[2]
Daftar kepala desa
Berikut daftar kepala desa Setail dari waktu ke waktu.[3]
No.
Nama
Masa jabatan
1
R. Suryo Atmojo
1905 - 1919
2
R. Sanraji
1919 - 1920
3
Suratman
1920 - 1930
4
Wiryo Prawiro
1930 - 1941
5
H. Abdur Rosid
1942 - 1949
6
H. Sirodjudin
1950 - 1976
7
H. Maksum Toha
1977 - 1983
8
Ahmad Fatoni
1984 - 1985
9
Moh. Shokeh
1986 - 1991
10
Mursito
1992 - 1993
11
Moh. Shokeh
1994 - 1997
12
Shohib
1998 - 1999
13
Sunarto Kaseri
2000 - 2001
14
Achmad Suhaili
2001 - 2005
15
Drs. Zen Kostolani
2006 - 2007
16
Drs. Ahmad Juri
2007 - 2013
Pembagian wilayah
Desa Setail terdiri dari 7 dusun, yaitu:
Dusun Curahketangi Barat
Dusun Curahketangi Timur
Dusun Jalen I (satu)
Dusun Jalen II (dua)
Dusun Jalen Darungan
Dusun Krajan I (satu)
Dusun Krajan II (dua)
Pranala luar
123Statistik Daerah Kecamatan Genteng. Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyuwangi. September 2016. Diakses tanggal 04/09/2017. Pemeliharaan CS1: Tanggal dan tahun (link)