Serong merupakan tepi peralihan antara dua sisi suatu benda. Terkadang didefinisikan sebagai bentuk genjang, sering kali dibuat pada sudut 45° antara dua permukaan siku-siku yang bersebelahan.
Sisi serong umumnya digunakan dalam arsitektur, baik untuk alasan fungsional maupun estetika. Misalnya, dasar Taj Mahal berbentuk kubus dengan sudut serong, sehingga menciptakan tapak arsitektur segi delapan. Gerbang besarnya terbuat dari batu dasar yang dilubangi dan konsol yang dilubangi untuk balkon atau birai yang setara menuju atap.[1]
Referensi
↑"Interior Decoration". Government of UP, Uttar Pradesh. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-04-07. Diakses tanggal 2014-04-05.