Samsung Galaxy J dulunya adalah sebuah jajaran produk ponsel kelas menengah bersistem operasi Android yang diproduksi oleh Samsung Electronics. Seri ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 2015 sebagai bagian dari Samsung Galaxy.
Sejarah
Ditargetkan untuk masyarakat kelas menengah dan bawah di Asia dan Eropa, semua model di seri ini pun memiliki fitur penting dari sebuah ponsel pintar, dan hanya berbeda dari segi ukuran serta desain. Huruf J merupakan kependekan dari "Joy". Model di seri ini diperbarui setidaknya tiap setahun sekali, dengan varian atau perubahan kecil dipasarkan dengan tambahan nama, seperti Pro, Prime, Max, dsb.
Walaupun memiliki nama yang mirip, Galaxy J yang asli (SGH-N075/SC-02F), diluncurkan pada tahun 2013, tidak termasuk dalam seri ini, karena ponsel tersebut hanya tersedia di negara tertentu, dan diposisikan sebagai ponsel unggulan, karena dibuat berdasarkan Samsung Galaxy S4.[1]
Pada bulan September 2018, muncul rumor bahwa Samsung akan mereorganisasi jajaran produk ponsel pintarnya dengan menghentikan produksi Galaxy J dan Galaxy On, serta memperlebar target Galaxy A ke segmen bawah dan memperkenalkan Galaxy M[2] untuk dapat berkompetisi dengan merek ponsel pintar asal Tiongkok, seperti Huawei, Oppo, Vivo, dan Xiaomi. Samsung kemudian memperkenalkan Galaxy M10 dan M20 pada bulan Januari 2019,[3] dan kemudian diikuti oleh Galaxy A10, A30, dan A50 sebulan kemudian.[4][5] Pada bulan April 2019, Samsung mengumumkan secara resmi bahwa Galaxy J telah digabung ke Galaxy A pada ajang peluncuran Galaxy A di Thailand.[6]