Artikel atau sebagian dari artikel ini mungkin diterjemahkan dari Anti-Russian sentiment di en.wikipedia.org. Isinya masih belum akurat, karena bagian yang diterjemahkan masih perlu diperhalus dan disempurnakan. Jika Anda menguasai bahasa aslinya, harap pertimbangkan untuk menelusuri referensinya dan menyempurnakan terjemahan ini. Anda juga dapat ikut bergotong royong pada ProyekWiki Perbaikan Terjemahan.
(Pesan ini dapat dihapus jika terjemahan dirasa sudah cukup tepat. Lihat pula: panduan penerjemahan artikel)
Sentimen Anti-Rusia atau Russophobia adalah sebuah spektrum keragaman dari rasa negatif, kebencian, aversi, derisi dan/atau penghakiman terhadap Rusia, orang Rusia atau budaya Rusia.[2]
Sebagian besar klisebudaya masyarakat tentang Rusia dan orang Rusia timbul. Beberapa stereotipe tersebut berkembang pada Perang Dingin,[3][4] dan dipakai sebagai unsur perang politik melawan Uni Soviet. Beberapa penghakiman tersebut masih teramati dalam diskusi terkait Rusia.[5]
↑Forest, Benjamin; Johnson, Juliet; Till, Karen (September 2004). "Post-totalitarian national identity: public memory in Germany and Russia". Social & Cultural Geography. 5 (3). Taylor & Francis: 357–380. doi:10.1080/1464936042000252778.
Referensi
(Polandia)/(Rusia) ed. Jerzy Faryno, Roman Bobryk, "Polacy w oczach Rosjan— Rosjanie w oczach Polaków. Поляки глазами русских— русские глазами поляков. Zbiór studiów" - conference proceedings; in Studia Litteraria Polono-Slavica; Slawistyczny Ośrodek Wydawniczy Instytutu Slawistyki Polskiej Akademii Nauk, Warszawa 2000, ISBN83-86619-93-7.
Anatol Lieven, Against Russophobia, World Policy Journal, Volume XVII, No 4, Winter 2000/01; a review of a modern Russophobia in international politics.