Selmar Schonland (15 Agustus 1860–22 April 1940) adalah seorang ahli botani asal Jerman dan pendiri Departemen Botani di Universitas Rhodes, Afrika Selatan. Ia dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam pengembangan penelitian botani di Afrika Selatan, khususnya melalui pengelolaan dan pengembangan Herbarium Albany di Grahamstown.[1]
Kehidupan awal dan pendidikan
Selmar Schonland lahir di Jerman pada 15 Agustus 1860. Ia menempuh pendidikan doktoral di Universitas Hamburg, kemudian bekerja di Universitas Oxford antara tahun 1886 hingga 1889 sebagai kurator Fielding Herbarium dan dosen botani. Selama di Oxford, ia bekerja di bawah bimbingan Profesor Sir Isaac Bayley Balfour dan Profesor Sydney Howard Vines, serta mengembangkan minat terhadap famili tumbuhan Crassulaceae, yang kemudian ia tulis dalam karya botani Natürliche Pflanzenfamilien oleh Engler dan Prantl.[2]
Bersama Edward Bagnall Poulton dan Arthur Shipley, Schonland menerjemahkan karya August Weismann berjudul Essays upon Heredity and Kindred Biological Problems (1889), yang menjadi salah satu literatur penting dalam bidang genetika dan biologi evolusi awal.
Karier di Afrika Selatan
Pada tahun 1889, Schonland pindah ke bagian timur Cape Colony (kini Afrika Selatan) untuk menjabat sebagai kurator Albany Museum di Grahamstown. Ia melanjutkan pengembangan herbarium yang telah didirikan oleh W. G. Atherstone pada tahun 1860. Herbarium tersebut kemudian menjadi yang terbesar kedua di Afrika Selatan.[1]
Dalam pekerjaannya, ia dibantu oleh ayah mertuanya, Peter MacOwan, yang sebelumnya menjabat sebagai direktur Kebun Raya Cape Town dan kurator Cape Government Herbarium. MacOwan membantu Schonland memperluas koleksi herbarium lokal, dengan dukungan kontributor seperti Henry George Flanagan, Florence Mary Paterson (1909), dan Constance Georgina Adams (1919).
Kontribusi terhadap Universitas Rhodes
Schonland berperan penting dalam pendirian Rhodes University College di Grahamstown. Ia meyakinkan salah satu wali Rhodes Trust, Dr. Leander Starr Jameson, untuk memberikan dana sebesar £50.000 bagi pendirian lembaga tersebut. Setelah sempat ditolak oleh para wali lainnya, Schonland berhasil memperoleh hibah berupa saham preferen De Beers senilai £50.000. Universitas Rhodes kemudian resmi berdiri melalui Act of Parliament pada 31 Mei 1904.[3]
Sebagai pendiri Departemen Botani, Schonland membangun reputasi universitas tersebut sebagai pusat penelitian taksonomi dan ilmu botani di Afrika Selatan. Ia juga berperan dalam Botanical Survey of South Africa, proyek survei botani nasional yang diinisiasi oleh Illtyd Buller Pole Evans.[3]
Penghargaan dan keanggotaan
Selmar Schonland merupakan anggota pendiri South African Association for the Advancement of Science, anggota kehormatan Geological Society of South Africa, serta anggota pendiri dan Fellow dari Royal Society of South Africa.
Nama ilmiahnya digunakan sebagai singkatan penulis botani Schönland dalam penulisan nama-nama taksonomi tumbuhan. Sejumlah spesies tumbuhan juga dinamai untuk menghormatinya, antara lain:[1]
Schoenlandia L.Bol.
Euphorbia schoenlandii Pax
Brachystelma schonlandianum Schltr.
Sebaea schoenlandii Schinz
Kehidupan pribadi
Pada tahun 1895, Schonland menikah dengan Flora MacOwan, putri dari Peter MacOwan. Pasangan ini memiliki seorang anak laki-laki, Sir Basil Schonland, yang kemudian dikenal sebagai ilmuwan terkemuka dalam bidang penelitian petir dan pengembangan radar.[2]
Selmar Schonland meninggal dunia pada 22 April 1940 di Grahamstown, Afrika Selatan.
Publikasi terpilih
Weismann, A.; Schonland, S.; Poulton, E. B.; Shipley, A. (1889). Essays upon Heredity and Kindred Biological Problems. Clarendon Press, Oxford.
Phanerogamic Flora of the Division of Uitenhage and Port Elizabeth (Memoir No.1, 1919). Botanical Survey of South Africa.
South African Cyperaceae (Memoir No.3, Botanical Survey of South Africa).
Revision of the South African Species of Rhus. Bothalia (1930).