Sekolah malam adalah lembaga pendidikan untuk pembelajaran orang dewasa yang menyelenggarakan kelas pada sore atau malam hari guna mengakomodasi orang-orang yang bekerja pada siang hari. Perguruan tinggi komunitas atau universitas juga dapat menyelenggarakan kelas malam yang menerima mahasiswa program sarjana.[1]
Amerika Serikat
Pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, sejumlah sekolah dasar dan sekolah menengah di Amerika Serikat menyelenggarakan kelas malam bagi anak-anak dari keluarga miskin yang bekerja di sektor pertanian. Pada tahun 1910, fokus utama pendidikan malam berubah menjadi pengajaran bahasa Inggris bagi anak-anak imigran yang tidak berbahasa Inggris.
Indonesia
Istilah sekolah malam di Indonesia merujuk pada program pendidikan tinggi atau kursus yang diselenggarakan pada sore sampai malam hari, yang lebih populer disebut sebagai kuliah kelas karyawan atau kelas ekstensi. Program ini umumnya diselenggarakan pada malam hari, akhir pekan, atau melalui sistem pembelajaran fleksibel agar peserta dapat tetap bekerja sambil menempuh pendidikan. Materi akademik pada umumnya setara dengan program reguler, meskipun metode pengajaran sering disesuaikan dengan pengalaman kerja mahasiswa.
Italia
Scuola serale adalah lembaga pendidikan terstruktur untuk pendidikan dan pelatihan orang dewasa profesional di Italia.
Sekolah malam pertama dibuka pada paruh pertama abad ke-19 di bawah tekanan aksi mogok sipil pertama yang diselenggarakan oleh gerakan buruh, dengan tujuan utama mengurangi angka buta huruf. Berbagai kegiatan filantropi turut berkontribusi terhadap penyebaran scuola serale secara berkelanjutan.
Berawal dari pendidikan dasar, sekolah malam pertama menerapkan metode pendidikan "mutual education" (atau pengajaran timbal balik) yang dikembangkan oleh pendidik asal Britania, Andrew Bell dan Joseph Lancaster, meskipun jumlah tenaga pengajar masih terbatas. Pada awalnya, kelas-kelas diselenggarakan pada sore hingga malam hari dan umumnya diikuti oleh petani, buruh, serta pekerja anak.
Pada akhir abad tersebut, seiring meningkatnya kebutuhan akan pendidikan teknis dan kejuruan yang lebih lengkap, kelas malam mulai berkembang di kota-kota industri besar. Sekolah teknik pelabuhan membantu memprakarsai “Festive Sundays”, yaitu kegiatan pelengkap bengkel kerja yang hanya dibuka pada hari Minggu. Selanjutnya, kursus hari Minggu tersebut dipindahkan ke malam hari.