Sekolah asrama Indian Amerika didirikan di Amerika Serikat dari pertengahan abad ke-17 sampai awal abad ke-20 dengan tujuan utama "memberadabkan" atau mengasimiliasikan anak-anak dan kaum muda Amerika Asli dalam budaya Anglo-Amerika. Dalam prosesnya, sekolah-sekolah tersebut menekan budaya India Amerika dan membuat anak-anak menerima bahasa dan agama mereka.[1] Pada saat yang bersamaan, sekolah-sekolah tersebut memberikan pendidikan Barat dasar. Sekolah-sekolah asrama tersebut mulai-mulai didirikan oleh para misionarisKristen dari berbagai denominasi. Para misionaris seringkali disahkan oleh pemerintah federal untuk emrintis misi dan sekolah pada cagar budaya,[2] khususnya di wilayah berpenduduk rendah di Barat. Pada akhir abad ke-19 sampai awal abad ke-20 khususnya, pemerintah membayar denominasi-denominasi Gereja untuk menyediakan pendidikan dasar kepada anak-anak Amerika Asli di cara budaya, dan kemudian mendirikan sekolah-sekolahnya sendiri di cagar-cagar budaya.
Adams, David Wallace. Education for Extinction: American Indians and the Boarding School Experience, 1875–1928. Lawrence, KS: University Press of Kansas, 1995. review
Davis, Julie. "American Indian boarding school experiences: Recent studies from Native perspectives." OAH Magazine of History 15.2 (2001): 20-22. excerpt
Giago, Tim A. (2006). Children Left Behind: Dark Legacy of Indian Mission Boarding Schools. Santa Fe, NM: Clear Light. ISBN978-1574160864. OCLC168659123.
Szasz, Margaret Connell. " 'I Knew How to Be Moderate. And I Knew How to Obey': The Commonality of American Indian Boarding School Experiences, 1750s-1920s" American Indian Culture and Research Journal 29#4 (2005): 75-94.
Warren, Kim Cary, The Quest for Citizenship: African American and Native American Education in Kansas, 1880–1935, Chapel Hill, NC: University of North Carolina Press, 2010.