SeinendanSiswa Minangkabau yang mengikuti pendidikan Seinendan pada masa pendudukan Sumatera Barat oleh JepangParade pasukan Seinendan membawa bambu runcing di depan perwira tinggi militer Jepang
Seinendan (青年団, Indonesia: Barisan Pemoeda) adalah sebuah organisasi barisan pemuda yang dibentuk pada tanggal 9 Maret1943 oleh tentaraJepang di Indonesia.[1] Tujuan dari organisasi seinendan ini adalah untuk mendidik dan melatih para pemuda agar dapat mempertahankan tanah airnya dengan kekuatan sendiri.[1] Akan tetapi, maksud yang sebenarnya ialah untuk mempersiapkan pemuda Indonesia untuk membantu militer Jepang untuk menghadapi pasukan Sekutu.[1] Organisasi ini bercorak militer dan semi militer.[1] Organisasi ini di bawah kepemimpinan Gunseikan.[2] Persyaratan untuk menjadi anggota Seinendan tidak begitu sulit, seluma anggotanya tercatat sebanyak 35.500 orang pemuda dari seluruh jawa.[2] Jumlah ini berkembang menjadi kira-kira 500.000 orang pemuda pada akhir masa pendudukan Jepang.[2] Secara resmi disebutkan bahwa pembentukan ini bertujuan untuk mendidik dan melatih para pemuda agar dapat menjaga dan mempertahankan tanah airnya dengan kekuatan sendiri, maksudnya yang disembunyikan ialah agar dengan demikian memperoleh tenaga cadangan untuk memperkuat usaha mencapai kemenangan akhir dalam perang saat itu, yaitu perang terhadap sekutu.[2] Saat pelatihan organisasi ini diberikan pelatihan-pelatihan militer baik untuk mempertahankan diri maupun untuk penyerangan, mereka ini adalah pemuda-pemuda Asia yang berusia antara 15-25 tahun (kemudian diubah menjadi 14-22 tahun).[2]
12345Marwati Djoened Poesponegoro, Nugroho Notosusanto (2008). Sejarah nasional Indonesia: Zaman Jepang dan zaman Republik Indonesia, ±1942-1998. PT balai pustaka. hlm.45. ISBN9794074128.
Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.