Ini adalah Artikel yang memenuhi kriteria penghapusan cepatartikel yang membahas rekaman musik: album, singel, EP, film dan yang dapat dipersamakan dengan itu yang tidak mengindikasikan kepentingan atau signifikansi subjek, dan saat artis tersebut tidak memiliki artikel.Ingat bahwa produk atau karya seni selain daripada yang disebutkan di atas tidak memenuhi kriteria KPC A9. Lihat KPC A9.%5B%5BWP%3ACSD%23A9%7CA9%5D%5D%3A+Tidak+mengindikasikan+kepentingan+rekaman+musikA9
Jika artikel ini tidak memenuhi syarat KPC, atau Anda ingin memperbaikinya, silakan hapus pemberitahuan ini, tetapi tidak dibenarkan menghapus pemberitahuan ini dari halaman yang Anda buat sendiri. Jika Anda membuat halaman ini tetapi Anda tidak setuju, Anda boleh mengeklik tombol di bawah ini dan menjelaskan mengapa Anda tidak setuju halaman itu dihapus. Kemudian, silakan tambahkan {{Tunda KPC}} di paling atas halaman tanpa menghapus tag ini. Jika sudah, silakan kunjungi halaman pembicaraan untuk memeriksa jika sudah menerima tanggapan pesan Anda.
Jangan lupa tambahkan {{Tunda KPC}} di paling atas halaman jika Anda mempertentangkan penghapusan halaman ini.
Ingat bahwa artikel ini dapat dihapus kapan saja jika sudah tidak diragukan lagi memenuhi kriteria penghapusan cepat, atau penjelasan dikirim ke halaman pembicaraan Anda tidak cukup meyakinkan kami.
Sebelum Adam adalah karya terjemahan ke bahasa Indonesia dari karya Jack London berjudul Before Adam tahun 1906. Karya ini diterjemahkan oleh Muhammad Aufa R P dan diterbitkan oleh Gava Media[1] dan juga diedarkan oleh salah satunya Gramedia.
Plot
Alur cerita buku ini dimulai dari seseorang anak muda di masa modern yang memiliki ingatan yang diwariskan, ingatan tersebut ternyata berasal dari masa prasejarah atau purba. Sehingga setiap dia tidur, dia memimpikan masa lalu purbanya. Dari situ dia kemudian karena kemudian bersekolah di perkuliahan mengenai manusia purba bisa tahu apa yang telah ia dapat dari warisan tersebut.
Kemudian cerita mengalir ke saat di masa prasejarah tersebut, sehingga pembaca disuguhi petualangan epik di masa prasejarah dengan kondisi kumpulan manusia purba di masa tersebut. Mulai dari sosok orang-orang yang telah menemukan api, kumpulan orang yang tinggal di gua, penemuan-penemuan pertama umat manusia dan lain sebagainya.