Schützecode: de is deprecated ([ˈʃʏt͡sə]) adalah sebuah pangkat dan gelar yang diartikan sebagai rifleman atau "penembak" yang digunakan oleh Reichswehr dan Schutzstaffel saat era Perang Dunia II, pada istilah lama Schütze diartikan sebagai "pemanah" sebelum mekanisme senjata api ditemukan. Schütze terkadang digunakan dalam nama belakang, misalnya dalam opera Der Freischütz. Kata ini berasal dari bahasa Jermanschützen, yang artinya untuk melindungi atau menjaga, karena pemanah pada masa itu dibentuk untuk melindungi tembok kastil dengan menggunakan busur dan anak panah.[1]
Perang Dunia I
Selama Perang Dunia I hingga tahun 1918, "Schütze" adalah pangkat terendah dalam angkatan bersenjata Jerman, terutama digunakan untuk unit senapan mesin dan beberapa pasukan elit misalnya resimen 108. Biasanya diterjemahkan sebagai "prajurit", sejak tahun 1920, istilah ini menjadi pangkat terendah bagi infanteriReichswehr. Pangkat yang setara dengan Schütze di cabang militer Jerman lainnya adalah Jäger, Kanonier, Pionier, Kraftfahrer atau Grenadier (di angkatan darat), Flieger (di Luftwaffe), dan Matrose (di Reichsmarine dan Kriegsmarine).[2]
"Bundeswehr" Pangkat yang digunakan oleh militer Jerman saat ini
"Schütze" masih digunakan sebagai pangkat terendah dengan kode NATO OR-1, berada di bawah "Gefreiter" (setara dengan prajurit OR-2) oleh militer Jerman. Di atas Gefreiter terdapat Obergefreiter atau Hauptgefreiter, setara dengan prajurit kelas satu.
Dalam sejarah militer Jerman, pernah ada pangkat prajurit senior, "Oberschütze", antara Schütze dan Gefreiter. Saat ini, pangkat Schütze jarang digunakan di Angkatan Darat Jerman modern, karena setiap bagian Bundeswehr memiliki nama berbeda untuk pangkat ini. Contohnya, di Panzergrenadiertruppe disebut Panzergrenadier yang ditugaskan dalam infantri mekanis, dan di Fernmelder disebut Funker yang ditugaskan sebagai radio operator.