Sarkasme adalah salah satu jenis majas yang menggunakan kata-kata pedas untuk menyakiti hati orang lain dan dapat berupa cemoohan atau ejekan. Sarkasme berasal dari kata Yunani, yaitu sark yang berarti "daging", dan asmos yang berarti "merobek". Jadi secara harfiah, sarkasme berarti "merobek daging".[1] Tujuan dari sarkasme dimaksudkan untuk menyindir, atau menyinggung seseorang atau sesuatu. Sarkasme dapat berupa penghinaan dan celaan yang mengekspresikan rasa kesal dan marah dengan menggunakan kata-kata kasar. Majas ini dapat melukai perasaan seseorang dengan kepahitan diksi yang digunakan dan hujatan yang getir.[2]
Contoh
Putih benar wajahmu, sampai bisa disendoki bedaknya.
Jadi koruptor banyak hartanya, kasihan hidupnya lebih banyak di penjara.
Sarkasme erat hubungannya dengan ironi. Fyodor Dostoyevsky, seorang sastrawanRusia mendefinisikan sarkasme sebagai "pelarian terakhir dari orang-orang berjiwa bersahaja dan murni ketika rasa pribadi jiwa mereka secara kasar dan paksa dimasuki." Dalam kehidupan sehari-hari, sarkasme adalah gaya bahasa sindiran tajam, kasar, dan menyakitkan hati, yang bertujuan untuk mengejek, mencemooh, atau menunjukkan kekesalan. Oleh karena itu sarkasme adalah bentuk ironi verbal yang mengatakan kebalikan dari maksud sebenarnya, sering digunakan untuk. merendahkan orang lain atau sekadar humor yang getir. [3]