Samuel Rayner (15 April 1806 - 1879) adalah seorang seniman pelukislanskapInggris, dikenal dari lukisan bangunan, interior, termasuk biara-biara, gereja-gereja dan gedung-gedung tua.[1] Ia memperoleh kepercayaan dengan diterimanya untuk berpameran di Royal Academy ketika berusia 15 tahun. Istrinya Ann Rayner adalah seorang pemahat di Ashford Black Marble dan enam anak mereka menjadi seniman profesional
Rayner adalah cikal bakal keluarga pelukis. Tahun 1823 ia pergi dengan Anne Manser, yang empat tahun lebih tua darinya dan sudah dikenal sebagai seniman. Mereka menikah tahun 1824 dan anak pertamanya lahir di London tetapi kemudian meninggal. Enam dari anak-anaknya kemudian menjadi pelukis. Rumah Rayner adalah museum di Matlock Bath di mana tahun 1830-an Louise, William Henry dan Rhoda (Rose) dilahirkan. Pahatan Arthur Jewitt menggambarkan rumah Rayner di Matlock Back tahun 1832. Terdapat dua jalur pintu masuk menuju museum di gambar itu. Museum di kanan adalah museum John Mave, sedangkan yang kiri adalah Vallance's Royal Centre Museum.[3] Vallance dan Rayner adalah rekanan. Terdapat pemandangan Matlock Bath yang dipahat oleh Ann Rayner yang juga menampilkan rumah mereka dan kini menjadi Museum Buxton. Pahatan yang dibuat oleh istri Samuel ini menggunakan permata di Ashford Black Marble yang diperoleh dari tambang setempat.
Louise Rayner adalah salah satu anak Samuel dan Ann yang terkenal: dia bersaudara dengan Ann ("Nancy"), Margaret, Rose, Frances, dan Richard. Nancy Rayner dipengaruhi gaya Octavius Oakley dan yang pertama dikenal sebagai seniman yang berbeda tetapi ia meninggal karena makanan pada usia 28.[2] Samuel diangkat sebagai rekanan dari Society of Painters in Water Colours pada tahun 1845 namun dikeluarkan dari yayasan karena skandal keuangan. Sebagian karyanya bisa dilihat di Museum dan Galeri Seni Derby.[4]