Bapak Andin, seorang Batak, memperlakukan Andin sebagai laki-laki karena ingin nama marganya tak putus. Akibatnya Andin menjadi anak tomboy dan ketika dewasa, ia memploklamirkan diri sebagai lelaki dengan nama Farhan. Ketika bekerja sebagai desainer grafis, Andin jatuh cinta pada seorang sutradara cantik bernama Inong, yang juga membalas cintanya. Namun, ketika Farhan mengajaknya menikah, Inong tiba-tiba lari. Ternyata sebenarnya Inong adalah seorang pria dan menyembunyikan hal itu dari Andin. Inong tak mau mengecewakan orang yang dicintainya, seperti dulu dia mengecewakan ayahnya, yang mengusirnya lantaran tak bisa terima dirinya lebih memilih menjadi perempuan. Inong memutuskan untuk mengatakan sejujurnya pada Farhan. Farhan pun jujur tentang dirinya yang sebenarnya seorang perempuan.
Mereka menikah. Tentunya Farhan lah yang hamil. Keduanya sadar, bahwa mereka berada di badan yang salah. Mereka sepakat untuk kembali ke badan masing-masing, kembali ke kodrat yang diberikan Tuhan.