Sempat terjadi perebutan tuan rumah Sail Karimata 2016 antara Provinsi Jambi, Provinsi Riau, Provinsi Bangka Belitung dan Provinsi Kalimantan Barat. Namun, karena dari empat provinsi tersebut, Kabupaten Kayong Utara memiliki Pendapatan Asli Daerah (PAD) kecil, maka pemerintah pusat memutuskan untuk menyelenggarakannya di Kayong Utara.[2]
Untuk penyelenggaraan acara internasional tersebut, Pemkab Kayong Utara telah mengajukan anggaran Rp 3,6 triliun kepada pemerintah pusat. Anggaran tersebut nantinya akan digunakan untuk membangun tata kota dan infrastuktur dasar, seperti jalan, infrastruktur air bersih dan rumah bagi nelayan.[2]