Lahir dari SKG (Sekolah Kepandaian Gadis) Juli 1918, bertempat di SKKPN 2, tanggal 1 Januari 1949 pindah ke Jalan Sasak Gantung No.27, tahun 1948-1952 sebagai Kepala Sekolah Ibu Rosmaeni. tahun 1952 SKG diubah menjadi SKP (Sekolah Kepandaian Putri) 4 tahun sebagai kepala sekolah Ibu S.Soepadio (1952-1957)
Tahun 1957-1962 Kepala Sekolah Ibu S.Ardipraja, kemudian tahun 1962 SKP 4 tahun diubah menjadi SKKP, 3 tahun kemudian dipecah menjadi dua sekolah, yaitu: SKKP Negeri 1 dengan Kepala Sekolah Ibu Mien Wirayat dan SKKP 3 sebagai Kepala Sekolah Ibu S.Ardipraja.
Tahun 1962-1971 sebagai Kepala Sekolah Ibu Mien Wirayat. Tahun 1971-1973 sebagai Kepala Sekolah Ibu K. Mangun Suwiryo. Bulan Mei 1973 - Desember 1973 Caraktar dari Kabin PKK ibu Julaeha. Tanggal 18 September 1976-1986 sebagai Kepala Sekolah Ibu Dra Neni Djuahaeni. Tahun 1986-1990 sebagai Kepala Sekolah Ibu Rachmawati
Tanggal 1 Januari 1990 - 31 Maret 1990 sebagai Pymt Drs. Moch. Yahya Hasyim Kepala Kandepdikbud Kotamadya Bandung, dan sebagai pelaksana harian Ibu Hadijah Kosasih Kepala SKKP 2 Bandung. Tanggal 1 April 1990 - 31 Desember sebagai Kepala SKKP Ibu Teting Hermiana. Tahun pelajran 1992/1993 SKKP 3 tahun, kelas 1 di ubah menjadi SMP sebagai Kepala Sekolah adalah Bapak Rachman Haryadi.
Berdasarkan SK Kanwil Depdiknud Provinsi Jawa Barat No. 0259/0/1994 tanggal 5 Oktober 1994 berubah menjadi SMP pada SKKPN 1 Bandung dan sebagai Kepala Sekolah adalah Dra.Saliah (Nopember 1994 - Juli 1997) kemudian secara resmi menjadi SMP Negeri 43 Bandung dengan Kepala Sekolah Bapak Maman Sutriaman
Tanggal 11 Februari 2000 - 10 Agustus 2000 Kandepdiknas mengangkat Pymt Kepala SMP Negeri 43 Bandung dijabat oleh Bapak Eddy Abdurachman, BA (Kepala SMPN 3), kemudian mulai tanggal 11 Agustus 2000 sampai Mei 2008 dijabat oleh Bapak Drs. H. Ahmad Sopandi Yusuf, M.MPd. Tanggal 25 Mei 2008 sampai 2010 dipimpin oleh Bapak Drs.H.Subarkah Hartono, M.M.Pd. Kini SMP Negeri 43 Bandung di pimpin oleh Bapak H. Asep Ramdani, S.S., M.Hum.
Cluster
SMP Negeri 43 Kota Bandung termasuk dalam kategori SMP Negeri Cluster 2.
Dalam setiap penerimaan siswa baru (PSB) di Kota Bandung baik itu SMP negeri maupun SMA negeri menggunakkan sistem cluster 1 hingga cluster 4, sedangkan SMK negeri tidak menggunakkan sistem cluster. Namun, sejak tahun ajaran 2011/2012 sekolah yang termasuk dalam kategori cluster 4 dinaikkan statusnya menjadi cluster 3. Begitu pula sekolah lain yang apabila telah memenuhi kriteria menjadi cluster 1 atau cluster 2 maka statusnya dinaikkan dari cluster sebelumnya, kecuali SMP Negeri 2, SMP Negeri 5, SMP Negeri 13, SMA Negeri 3, SMA Negeri 5, dan SMA Negeri 8 yang statusnya telah RSBI. Setelah RSBI dihapus maka status keenam sekolah tersebut kembali dalam cluster 1.
Fasilitas
Masjid
Perpustakaan
Ruang Kelas
Laboratorium Komputer
Laboratorium Bahasa
Laboratorium IPA
Ruang Piket
Ruang Kelas
Ruang Kepala Sekolah
Ruang Wakil Kepala Sekolah
Ruang Guru
Ruang Bimbingan Konseling
Ruang Kesehatan (UKS)
Ruang Kesenian
Ruang Ekstra Kulikuler
Ruang Serba Guna
Ruang Aula
Mading
Koperasi
Kantin
Lapangan Upacara dan Olahraga
Ekstrakurikuler
Remaja Islam Masjid
Palang Merah Remaja (PMR)
Pramuka
Paskhara (Pasukan Pengibar Bendera)
PKS
Basket
Futsal
Paduan suara
Karawitan
Angklung
Seni Tari
Bola Voli
Jurnalistik
KIR
Karate
Taekwondo
Perisai Diri (PD)
Duta LAB
Adiwiyata
Duta Kespro
Referensi
↑Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. "Referensi Data Sekolah". Diarsipkan dari asli tanggal 2018-04-09. Diakses tanggal 16-01-2016.;