Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) Agribisnis Tanaman Perkebunan (ATP) Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH) Alat Mesin Pertanian (AMP) Pengawasan Mutu Hasil Pertanian (PMHP) Agribisnis Ternak Unggas (ATU) Agribisnis Ternak Ruminansia (ATR) Kimia Industri (KI) Teknik Pemesinan (TPm)
Rentang kelas
X APHP, X ATP, X ATPH, X AMP, X PMHP, X ATU, X ATR, X KI, X TPm, XI APHP, XI ATP, XI ATPH, XI AMP, XI PMHP, XI ATU, XI ATR, XI KI, XI TPm, XII APHP, XII ATP, XII ATPH, XII AMP, XII PMHP, XII ATU, XII ATR, XII KI, XII TPm.
Sekolah ini bermula dari proyek lembaga pendidikan dan latihan ketrampilan di bidang pertanian yang diinisiasi Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan Depdikbud pada 1970. Kemudian dalam perkembangannya proyek tersebut berubah nama menjadi Sekolah Menengah Teknologi Pertanian dengan Jurusan Teknologi Hasil Pertanian (THP) dan Teknologi Peralatan Pertanian (TPP) dengan menerima siswa angkatan pertama. Dua tahun setelah berdiri, barulah sekolah ini diresmikan oleh MendikbudSyarief Thayeb sebagai Sekolah Menengah Teknologi Pertanian (SMTP) Boyolali, bersamaan dengan SMTP lainnya yang didirikan di Kota Metro, Tangerang, dan Jember. Baru pada 1979, namanya berubah menjadi SMK Negeri 1 Mojosongo.[1]
Pada perkembangannya hingga tahun 2000, SMK Negeri 1 Mojosongo memiliki 4 jurusan yaitu THP, TPP (sekarang menjadi Mekanisasi Pertanian), Teknologi Produksi sekarang menjadi ATPH (Agribisnis Tanaman Perkebunan dan Holtikultura) dan ATP (Agribisnis Tanaman Perkebunan) dan Peternakan (sekarang menjadi Agribisnis Ternak Unggas dan Ruminansia). Selanjutnya bertambah lagi jurusan di SMK ini yaitu Teknik Pemesinan dan pada 2007 dan Kimia Industri pada 2010.[1]
Kepala sekolah
Berikut ini adalah daftar dewan guru yang menjabat sebagai kepala sekolah di SMK Negeri 1 Mojosongo: