Rutun, Bahasa Indonesia: Sambingcode: id is deprecated adalah tanaman yang tumbuh di rawa-rawa sungai. Di Kabupaten Berau, biasanya ditemukan di Tambing Air yang artinya di tepi sungai Sungai Segah.
Tanaman Rutun
Tanaman ini memiliki bentuk daun yang unik, yakni menyerupai jenis daun paku tetapi dengan ukuran daunnya yang lebih kecil dan tekstur yang lembut.
Tumbuhan ini bisa diolah dan dijadikan sebagai masakan tradisional. Sebagai masyarakat yang mendiami kawasan pesisir sungai Berau maka tentunya daun Rutun mudah didapat.
Sehingga di kalangan masyarakat Berau di Kalimantan Timur inipun memiliki kuliner khas berupa sayur rutun Berau ini.
Hidangan Langka
Sayangnya sayur Rutun ini kini semakin langka dan sulit diperoleh. Apalagi memang sejak dulupun menu hidangan ini hanya disajikan di rumah tiap keluarga di Berau dan tak pernah diperjualbelikan secara luas. Hanya dimasak dan terhidang di meja makan pada beberapa keluarga di Berau sebagai masakan rumahan.
Sehingga bagi yang tertarik dan ingin mencicipinya maka hanya bisa mendapatkannya pada saat hadir sebagai tamu pada beberapa rumah di Berau yang menghidangkannya.
Resep Sayur Rutun Berau
Hidangan sayur rutun ini bisa diolah dengan mudah. Bumbunya bawang merah, bisa tambahkan bawang putih, dan garam secukupnya serta sedikit gula, serta beberapa rempah lainnya sesuai selera tiap keluarga.
Bagi yang suka pedas bisa tambahkan cabai ke dalam resep masakan ini.
Dapat tambahkan beberapa sayuran lainnya seperti daun katuk, atau daun kangkung atau daun labu atau kol juga kacang panjang dan lain sebagainya sesuai selera.
Kemudian tambahkan santan kelapa sebagai bahan kuah sayur ini. Hidangkan hangat bersama nasi dan lauk pelengkap lainnya. [1]