Tahap awal rumpun bahasa ini diketahui belum memiliki bukti tertulis. Sumber tertulis kemudian ada dari bentuk Kernowek/Breton Kuno, kira-kira pada tahun 800–1100, di mana tahap bahasa-bahasa tersebut masih sangat mirip. Oleh karena itu, beberapa ahli bahasa seperti Peter Schrijver menggunakan istilah "Britonik Barat Daya" untuk menggambarkan ketika bahasa "Kernowek Kuno" dan "Breton Kuno" masih tidak dapat dibedakan dan hanya dipisahkan oleh letak daerah penutur bahasanya ketimbang fitur linguistik yang mencolok.[2]
Perubahan dan pembeda
Rumpun bahasa Britonik Barat Daya dibedakan dari Britonik Barat (dengan contoh bahasa Wales) dalam perubahan suara termasuk:
Perubahan peningkatan bunyi */(ɡ)wo-/ menjadi /(ɡ)wu-/ pada suku kata pretonik (dalam bahasa Wales, tidak ada perubahan peningkatan)
Perubahan awalan */aː/ menjadi /œː/ (dalam bahasa Wales, awalan */aː/terdiftongisasi menjadi /aw/)
Perubahan */a/ menjadi */e/ sebelum */iː/ atau */j/ dalam suku kata terakhir pada bahasa kuno tertulis (dalam bahasa Wales, */a/ terdiftongisasi menjadi /ei/)
Perbedaan penting lainnya ditemukan dalam perubahan bunyi pada konsonan bahasa Wales yang tidak ditemukan dalam Britonik Barat Daya, seperti perkembangan konsonan geser-sisi rongga-gigi nirsuara.[3]
Referensi
Catatan kaki
↑Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2023). "Britonik Barat Daya". Glottolog 4.8. Jena, Jerman: Max Planck Institute for the Science of Human History. ; ;
↑Schrijver, Peter (1 January 1995). Studies in British Celtic historical phonology. Rodopi. hlm.12. ISBN978-90-5183-820-6.
↑Schrijver, Peter (1 January 1995). Studies in British Celtic historical phonology. Rodopi. hlm.167, 322. ISBN978-90-5183-820-6.