Bagi Salwa gadis berhijab lulusan pesantren, kondisi ini tidak memberatkan bahkan kedua kawannya, Nisa & Gisel pun turut bergabung menjadi penghuninya.
Sebagai induk semang, Ibu Ina janda cantik pemilik kos, tidak suka dengan kelakuan para penghuni kontrakkan di seberang Rumah Bidadari yang kerap mengumbar perilaku jauh dari tuntunan agama.
Tak disangka, salah satu pengontrak Rafatar ternyata malah jatuh hati terhadap Salwa. Jalinan cerita makin menarik ketika Ibu Ina pun menjadi rebutan antara Jaka Tarub pemilik kontrakan tempat Rafatar tinggal dan Samiun ketua RT setempat.