Royal Academy Summer ExhibitionPembukaan seniman "Varnishing Day" 2015 untuk Royal Academy Summer Exhibition di Burlington House.
Pameran Musim Panas (The Summer Exhibition) adalah pameran seni terbuka yang diselenggarakan setiap tahun oleh Royal Academy di Burlington House, Piccadilly, di pusat kota London, Inggris, selama bulan Juni, Juli, dan Agustus. Pameran ini mencakup berbagai karya seni seperti lukisan, cetakan, gambar, patung, desain arsitektur, dan model, dan merupakan pameran terbuka terbesar dan paling populer di Britania Raya.[1]
Pameran ini juga dikenal sebagai:
“pameran seni kontemporer yang berlangsung terus-menerus paling lama di dunia.”
Ketika Royal Academy didirikan pada tahun 1768, salah satu tujuan utamanya adalah untuk mengadakan pameran tahunan yang terbuka bagi semua seniman berbakat dan dapat dikunjungi oleh masyarakat umum. Pameran Musim Panas pertama diadakan pada tahun 1769, dan sejak itu telah diselenggarakan setiap tahun tanpa pernah terputus.[1]
Sejarah
Pada tahun 1768, sekelompok seniman terkemuka di Inggris menghadap Raja George III untuk memohon izin mendirikan sebuah lembaga resmi yang didedikasikan bagi pengembangan seni dan desain nasional. Para seniman ini berpendapat bahwa Inggris, yang pada masa itu sedang mengalami kemajuan pesat dalam bidang ilmu pengetahuan dan industri, juga memerlukan institusi yang dapat mendorong kreativitas artistik, melatih generasi baru seniman, dan mengangkat prestise seni rupa Inggris ke tingkat internasional.
Dalam permohonannya, mereka mengusulkan dua gagasan utama:
Penyelenggaraan pameran tahunan yang akan menampilkan karya-karya seni terbaik dari para seniman kontemporer; dan
Pendirian sekolah seni (School of Design) yang berfungsi untuk melatih para pelukis, pematung, dan desainer muda dalam tradisi akademik klasik Eropa.
Raja George III menyambut baik gagasan tersebut dan memberikan persetujuan kerajaan (Royal Charter) untuk pendirian lembaga yang kemudian dikenal sebagai Royal Academy of Arts. Tujuan lembaga ini adalah “untuk mendorong dan mengembangkan seni rupa Inggris melalui pendidikan dan pameran publik.”[1]
Pameran Pertama (1769)
Pameran perdana yang diselenggarakan oleh Royal Academy diadakan pada tahun 1769, hanya setahun setelah pendiriannya. Pameran ini menampilkan 136 karya seni, termasuk lukisan, patung, dan gambar arsitektur, yang mewakili beragam gaya dan tema. Acara tersebut segera menjadi peristiwa budaya penting di London, menarik perhatian publik, kalangan bangsawan, dan kolektor seni.
Pameran ini tidak hanya memberikan kesempatan bagi seniman untuk menampilkan karya mereka kepada masyarakat luas, tetapi juga menjadi sumber inspirasi dan standar artistik nasional, sekaligus menciptakan ruang kompetisi sehat di antara para seniman.[1]
Perkembangan
Istilah “Summer Exhibition” baru digunakan secara resmi pada tahun 1870, ketika Royal Academy menetapkan tradisi menyelenggarakan pameran besar tahunan setiap musim panas di London. Sejak saat itu, Summer Exhibition menjadi pameran seni tahunan tertua yang masih berlangsung hingga kini, menampilkan karya-karya dari seniman profesional maupun amatir dari seluruh Britania Raya dan mancanegara.[2]
Tradisi ini tetap hidup selama lebih dari dua setengah abad, mencerminkan dinamika seni Inggris dari era neoklasik hingga modern kontemporer, dan menjadikan Royal Academy salah satu pusat kebudayaan paling berpengaruh di dunia seni Barat.