Saat masih dalam kandungan, ibunya sering diteror oleh mahkluk halus. Roy lahir melalui persalinan normal. Setelah Roy lahir, ibunya kehilangan kemampuan untuk melihat mahkluk halus tersebut, tetapi, mahkluk halus tersebut masih mengganggu Roy. Saat masih kecil, Roy sudah dapat menulis bahasa Mandarin tanpa pernah diajar oleh siapapun. Sejak kecil, Roy pun menggunakan kemampuannya untuk membantu warga sekitarnya, walau ia sering tidak dipercayai oleh orang-orang di sekitarnya. Saat keinginannya untuk membantu seseorang sangat tinggi, Roy akan mengalami kejang dan meriang. Roy juga sulit berteman dengan teman sebayanya karena dianggap gila. Ia pun sering berpindah-pindah sekolah karena sering bertingkah aneh.[butuh rujukan]
Kasus hukum
Roy Kiyoshi ditangkap oleh kepolisian pada 7 Mei 2020 karena terlibat dalam penyalahgunaan obat-obatan jenis benzo yang merupakan jenis narkotika.[3] Roy Kiyoshi mengajukan permohonan rehabilitasi kepada kepolisian yang diwakili pihak keluarga bersama dengan kuasa hukum. Pihak kepolisian mengabulkan permohonan tersebut.[4] Pada 6 Oktober 2020, Roy secara resmi bebas rehabilitasi dari Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) dan kembali pulang.[5]