Karier musik
Karier bermusik Rocket Rockers dimulai masuk dalam sebuah kompilasi dari bonus CD majalah Fallen Angel seperti, Poison The Well, Strung Out, Not Available, dan Step Forward dirilis pada tahun 2001.[3] Pada tahun yang sama, Rocket Rockers menjadi salah satu band pembuka konser Skin Of Tears (band punk asal Jerman) di teater terbuka Dago Tea House bersama Kuro!, Stadium 12 dan No Label. Pada tahun yang sama pula Rocket Rockers medapat kontrak endorsement dengan Volcom dan Electric Sun Glasses. Sampai akhirnya Rocket Rockers kerap kali main di acara seluncur papan.[3]
Pada 2002, Rocket Rockers merilis album pertama yang berjudul Soundtrack For Your Life, dirilis di bawah naungan OffTheRecords. Album tersebut mencapai penjualan lebih dari 15.000 salinan.[3]
Pada 2004, Rocket Rockers sempat menjadi kameo dan pengisi scoring di film “Cinta 24 Karat” karya Richard Buntario. Pada tahun yang sama, Doni sang drummer memutuskan untuk keluar dari Rocket Rockers, kemudian digantikan oleh Ozom. Selain itu, Rocket Rockers kembali merilis album kedua yang berjudul Ras Bebas. Kali ini dibawah naungan Sony Music Entertainment Indonesia.[3]
Pada 2006, Rocket Rockers berhasil membuat sejarah baru sebagai satu-satunya band Indonesia yang masuk ke dalam sebuah film dokumenter punk se-dunia “PUNK’S NOT DEAD THE MOVIE: A Revolution 30 Years In the Making”. Pada 2008, Rocket Rockers kembali merilis album ketiga yang berjudul Better Seasons. Kali ini drilis secara Independen.[3]
Pada tahun 2011, Rocket Rockers kembali merilis album keempat yang berjudul Tons Of Friends, dirilis secara major label Seven Music.[3] Pada tahun 2013, Ucay mengundurkan diri dari Rocket Rockers karena ingin fokus berbisnis dan mendekatkan diri kepada agama.[4]