Karier
Pada tahun 1985, Robin McAuley merekam sebuah versi dari lagu Paul dan Barry Ryan, "Eloise"; ini dirilis sebagai single.[2] Pada tahun 1991, Robin merekam sebuah lagu yang dipanggil "Teach Me How to Dream," dimasukkan dalam lajur bunyi film komedi aksi, If Looks Could Kill, sebagai tema cinta.[3]
Robin juga pernah tampil bersama Far Corporation (berpartisipasi di album mereka, Division One, menampilkan Mel Collins dari Meat Loaf[4] dan sebagian anggota Toto), Grand Prix (menggantikan Bernie Shaw, kemudian dikenal karena karyanya bersama Uriah Heep)[5] dan Survivor, termasuk menyanyikan lagu Far Corporation yang berada di peringkat ke-18 di Belanda, yaitu sebuah versi dari lagu Led Zeppelin, "Stairway to Heaven."[6] Robin dimasukkan ke dalam sebuah band rok dari ex-The Scorpions dan UFO, Michael Schenker,[1] menggantikan Gary Barden sebelumnya. M.S.G., sebuah akronim yang merupakan singkatan dari Michael Schenker Group, kemudian berganti nama menjadi McAuley Schenker Group, walaupun akronimnya tidak diubah. Pada kenyataannya, walaupun dianggap termasuk dalam karier M.S.G., mereka melambangkan babak berbeda dalam karier gitaris berkebangsaan Jerman tersebut. Faktanya, bersama Robin, dia dan Michael benar-benar merevolusi susunan anggota daripada dengan musisi-musisi yang telah menemani karier M.S.G. sebelumnya (perlu dicatat bahwa Michael telah mengganti beberapa musisi dalam M.S.G. sejak awal berdirinya), dengan merekrut Bodo Schopf dari Jerman pada drum, Rocky Newton pada gitar bas dan Steve Mann pada gitar. Bersama Michael, Robin merilis album studio: Perfect Timing, Save Yourself, dan M.S.G.,[1] sesuatu yang oleh banyak orang dianggap sebagai seri album terbaik dalam sejarah M.S.G.,[7] tepatnya karena perubahan gaya yang lebih sesuai dengan zaman, daripada dengan suara tahun 1970-an yang sebelumnya menjadi ciri khas mereka. Selama periode bersama Robin, M.S.G. kemudian berfokus pada suara AOR[7] yang melahirkan serangkaian karya yang mengikuti tren power ballad (balada rok) yang emosional (atau Slow Rock) yang lagi viral pada waktu itu. Pengalaman Robin di M.S.G. berakhir selepas sebuah album rekaman langsung, Unplugged Live, dan sebuah album mini, Nightmare: The Acoustic M.S.G. Selepas pengalaman dengan Robin, Michael memutuskan untuk menghentikan M.S.G., mungkin juga karena perubahan tren musik ke Grunge (kemudian indi dalam sejarah musik rok memasuki tahun 2020). Sementara itu, Robin menikah dan hampir pensiun dari industri musik selama tahun 1990-an. Pada tahun 1994, sebuah kover dari lagu Steely Dan, "Rikki Don't Lose That Number," direkam bersama Frank Farian, dirilis.[8] Pada tahun 1995, Robin berpartisipasi bersama Fergie Frederiksen pada vokal dan Ricky Phillips dari Bad English.
Pada tahun 1999, Robin mengeluarkan sebuah album studio solo, Business As Usual, dicipta dan direkam dengan bantuan Frankie Sullivan.[9] Kemudian, Robin berpartisipasi dalam bermacam album penghormatan, termasuk untuk AC/DC, Aerosmith, Iron Maiden, Journey, Kiss, dan lain-lain.[1]
Robin menjadi bintang tamu di konser MSG di The Vault di Long Beach, California pada tanggal 20 Januari 2006.[1] Laporan baru tentang Robin muncul pada bulan Mei 2006 bahwa dia terlibat dalam sebuah proyek bersama Doro, Johnny Dee dari Britny Fox dan Paul Chapman. Dia menyanyikan beberapa lagu yang direkam di Garudio Studios di Palm Beach.[1]
Robin berpartisipasi dalam supergrup, The Big Ball Stars, dalam konser tunggal bersama Brent Woods, Chris Slade pada drum, John Corabi (Mötley Crüe) pada gitar dan vokal, Robbie Crane pada gitar bas, Teddy Andreadis (Guns N' Roses) pada kibor, diadakan pada tanggal 27 Januari 2007, di The Knitting Factory di Hollywood, California.[1]
Robin tampil lebih lanjut dengan Michael pada tahun 2012, dan juga pada tahun 2016 dengan Michael Schenker Fest, bersama dengan penyanyi M.S.G. asli, Gary Barden dan Graham Bonnet, dan Doogie White dari Michael Schenker's Temple of Rock.[10]
Robin juga merupakan seorang anggota lama dari Raiding the Rock Vault yang bertabur bintang,[11] dan vokalis untuk proyek, Black Swan, juga menampilkan Reb Beach (Whitesnake, Winger) dan alumni Rock Vault lainnya, Jeff Pilson (Foreigner) dan Matt Starr (Mr. Big).[12] Album studio debut Black Swan, Shake the World, dirilis pada bulan Februari 2020. Dalam sebuah wawancara dengan Pariah Burke pada tahun 2021, Robin menyatakan bahwa album Shake the World adalah album favorit pribadinya dari semua album yang telah direkamnya.[13]
Robin juga dikenal tampil bersama putranya, Casey.[14]
Robin tampil di sebuah festival, diadakan di Inggris di Manchester Academy.[15] Penyanyi tersebut menjadi penampil utama pada Sabtu malam, dalam sebuah daftar penampil yang juga menampilkan Touch dan Cats in Space.