Robert N. Audi (lahir November 1941) adalah seorang filsuf Amerika yang karya utamanya berfokus pada epistemologi, etika (terutama intuisionisme etis), rasionalitas, dan teori tindakan. Ia adalah Profesor Filsafat O'Brien di Universitas Notre Dame, dan sebelumnya memegang jabatan di sekolah bisnis universitas tersebut. Bukunya tahun 2005, The Good in the Right, memperbarui dan memperkuat intuisionisme Rossian serta mengembangkan epistemologi etika. Ia juga menulis karya penting dalam filsafat politik, khususnya tentang hubungan antara gereja dan negara. Ia pernah menjabat sebagai presiden American Philosophical Association[1] dan Society of Christian Philosophers.
Kontribusi Audi dalam epistemologi mencakup pembelaannya terhadap foundasionalismefalibilistik. Audi memperluas teori justifikasinya ke keadaan mental non-doksastik, misalnya keinginan dan niat, dengan mengembangkan sebuah teori rasionalitas yang komprehensif. Suatu keadaan mental dianggap rasional jika keadaan tersebut “berdasarkan dengan baik” (well-grounded) pada suatu sumber justifikasi. Justifikasi dapat datang secara langsung dari pengalaman (misalnya persepsi) atau secara tidak langsung dari keadaan mental lain yang juga terjustifikasi.
Rasionalitas bersifat relatif terhadap pengalaman seseorang, sehingga apa yang rasional untuk dipercaya oleh satu orang bisa saja tidak rasional bagi orang lain. Audi juga mengembangkan sebuah teori mengenai otonomi, yang ia karakterisasi sebagai kekuatan mengatur diri sendiri untuk menerapkan alasan-alasan dalam mengarahkan tindakan seseorang dan memengaruhi sikap-sikap proposisionalnya. Self-legislation (penetapan hukum oleh diri sendiri) diperlukan tetapi tidak cukup untuk otonomi karena tidak memiliki kekuatan untuk mengatur secara mandiri. Otonomi mencakup kemampuan menanggapi alasan secara prinsipil dengan mendukung komitmen terhadap proyek-proyek dan prinsip-prinsip praktis.
Biografi
Robert Audi meraih gelar BA dari Colgate University dan kemudian melanjutkan studi pascasarjana di University of Michigan, tempat ia memperoleh gelar MA dan PhD dalam filsafat. Setelah menyelesaikan pendidikan doktoralnya, ia memulai karier akademiknya di University of Texas at Austin, sebelum kemudian menghabiskan banyak tahun di University of Nebraska–Lincoln sebagai Charles J. Mach University Professor of Philosophy. Di sana, Audi menjadi salah satu tokoh utama dalam pengembangan program filsafat dan memberikan kontribusi signifikan terhadap penelitian dalam epistemologi, etika normatif, dan metafisika.
Audi kemudian pindah ke University of Notre Dame, di mana ia menjabat sebagai Professor of Philosophy, Professor of Management, serta David E. Gallo Chair in Ethics. Pada tahun 2009, ia melepaskan jabatan Gallo Chair dan menerima posisi sebagai John A. O’Brien Professor of Philosophy, sebuah kursi akademik prestisius yang mencerminkan reputasinya sebagai salah satu filsuf kontemporer terkemuka di Amerika Serikat.
Selain pencapaian pengajarannya, Audi dikenal luas karena perannya sebagai General Editor untuk edisi pertama (1995) dan edisi kedua (1999) The Cambridge Dictionary of Philosophy, salah satu kamus filsafat berbahasa Inggris paling berpengaruh. Ia juga menjabat sebagai editor umum untuk antologi penting seperti Modern Readings in Epistemology dan Modern Readings in Metaphysics, yang keduanya menjadi bahan standar dalam pendidikan filsafat tingkat lanjut.
Dalam sebuah wawancara untuk Brooklyn Friends School, tempat ia bersekolah hingga lulus pada tahun 1959, Audi mengungkapkan bahwa minatnya terhadap filsafat sudah tumbuh sejak kecil dan banyak dipengaruhi oleh orang tuanya. Ayahnya, seorang pebisnis sekaligus imigran Lebanon, memiliki minat kuat terhadap filsafat dan sejarah, sementara ibunya adalah seorang dokter dan anggota fakultas di NYU Medical School. Audi mengenang bahwa keduanya “suka menjelaskan dan mengomentari berbagai hal,” dan bahwa rumah mereka sering menjadi tempat pertemuan para diplomat dan profesional medis yang kerap berdiskusi tentang politik, agama, dan gagasan-gagasan besar lainnya.
Sebagai pengakuan atas kontribusi akademis dan intelektualnya, Robert Audi diangkat sebagai Fellow dari American Academy of Arts and Sciences pada tahun 2018. Melalui karya-karyanya di bidang epistemologi, etika, dan teori tindakan, ia tetap menjadi salah satu suara paling berpengaruh dalam filsafat analitik kontemporer.[2]