* Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik
Robert David Keane (lahir 8 Juli 1980) adalah pelatih dan mantan pemain sepak bola profesional Republik Irlandia yang bermain sebagai striker dan saat ini ia adalah kepala pelatih Ferencváros.
Keane memulai kariernya di Wolverhampton Wanderers, mencetak dua gol pada debut tim utama di usia 17 tahun. Musim berikutnya, ia menjadi pencetak gol terbanyak klub dan mencetak gol internasional pertamanya untuk Irlandia. Ia sering berganti klub antara tahun 1999 dan 2002, memecahkan rekor biaya transfer, tetapi masa singkatnya di Inter Milan dan Leeds United tidak begitu istimewa. Ia bergabung dengan Tottenham Hotspur pada tahun 2002 dan bermain di sana selama tujuh setengah tahun dalam dua periode, mengumpulkan 306 penampilan dan 122 gol di semua kompetisi. Musim 2007–08 adalah musim paling produktif dalam kariernya karena ia mencetak rekor karier dengan 23 gol dalam satu musim, termasuk gol kompetitif ke-100 yang bersejarah, dan memenangkan gelar senior pertamanya (Piala EFL).
Keane pindah ke Liverpool pada Juli 2008 tetapi ia hanya menghabiskan enam bulan di klub tersebut sebelum kembali ke Tottenham, di mana ia diangkat menjadi kapten tim utama. Pada Januari 2010, ia dipinjamkan ke Liga Utama SkotlandiaCeltic untuk sisa musim tersebut, dan menghabiskan paruh kedua musim berikutnya dipinjamkan ke West Ham United. Ia meninggalkan Tottenham untuk bergabung dengan LA Galaxy pada tahun 2011, dan pada Januari 2012 dipinjamkan ke Aston Villa selama dua bulan pada masa jeda Major League Soccer (MLS). Ia meninggalkan LA Galaxy pada tahun 2016 setelah mencetak 104 gol selama enam musim, sebelum menjalani masa singkat bersama klub India ATK. Keane mengumumkan pensiun dari sepak bola profesional pada November 2018. Secara total, ia mencetak 126 gol di Premier League untuk enam klub, yang menempatkannya sebagai pencetak gol terbanyak ke-17 dalam sejarah Premier League.[3]
Secara luas dianggap sebagai salah satu pemain Irlandia terbaik sepanjang masa, Keane mencetak 68 gol untuk tim nasional Republik Irlandia selama 18 tahun karier internasionalnya, menjadikannya pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk Irlandia. Jumlah 146 penampilan internasionalnya juga merupakan rekor Irlandia. Keane adalah pencetak gol internasional Eropa tertinggi ketujuh sepanjang masa, dan satu-satunya pemain dalam sejarah sepak bola dunia yang telah mencetak setidaknya satu gol internasional dalam 19 tahun berturut-turut.[4] Keane adalah pencetak gol terbanyak Republik Irlandia di Piala Dunia FIFA 2002 dengan tiga gol saat mereka mencapai babak 16 besar, dan juga bermain di Kejuaraan Eropa UEFA 2012 dan Kejuaraan Eropa UEFA 2016. Sepanjang karier klub dan internasionalnya, ia dikenal karena selebrasi golnya di mana ia melakukan gerakan jungkir balik diikuti dengan guling ke depan.
Setelah mengumumkan pensiun dari bermain, Keane memulai karier kepelatihannya dengan tim senior Irlandia sebagai asisten manajer di bawah manajemen Mick McCarthy pada November 2018. Ia juga mengambil peran sebagai asisten manajer di klub Kejuaraan EFL Middlesbrough pada tahun 2019, dengan mantan rekan setimnya Jonathan Woodgate sebagai manajer. Dia meninggalkan kedua peran tersebut pada tahun 2020. Dia menjadi pelatih kepala Maccabi Tel Aviv pada Juni 2023, memenangkan Liga Utama Israel dan Piala Toto di musim pertamanya. Dia menjadi manajer Ferencvaros pada Januari 2025 dan memenangkan gelar Liga Hongaria di akhir musim.[5]
Kehidupan awal
Robert David Keane lahir dan besar di Tallaght, Dublin,[6] putra dari Anne dan Robert Keane. Ia memulai karier sepak bolanya dengan klub lokal Fettercairn sebelum bergabung dengan tim sekolah Dublin Crumlin United pada usia 10 tahun, di mana bakatnya terlihat dan diakui sejak usia dini.[7] Ia juga bermain sepak bola Gaelik hingga usia 15 tahun, sebelum meninggalkannya untuk mengejar karier sepak bola.[8] Keane menerima tawaran dari Liverpool dan Wolverhampton Wanderers, tetapi memutuskan untuk pindah ke tim Divisi Pertama, karena ia menilai akan lebih sulit untuk menembus tim utama di Liverpool.[9] Ia pindah ke Wolverhampton empat hari sebelum ulang tahunnya yang ke-16 pada bulan Juli 1996, bergabung dengan tim muda mereka.[10][11]
Karier klub
Awal karier
Wolverhampton Wanderers
Keane berkembang pesat di jajaran pemain muda Wolves dan melakoni debut profesionalnya di usia 17 tahun pada 9 Agustus 1997, mencetak dua gol melawan Norwich City.[12][13] Musim berikutnya, ia tampil gemilang di klub, mendapatkan pujian dari pers dan manajer Wolves Colin Lee.[9][14] Ia kemudian menjadi pencetak gol terbanyak klub, dengan 16 gol di musim 1998–99.[11][9][15] Penampilan dan rekor gol Keane bersama Wolves dan tim nasional-nya menarik banyak minat dari klub-klub besar dan kepindahan striker muda ini tampaknya akan segera terjadi mengingat kondisi keuangan Wolves.[9][16][17] Namun, dengan sisa kontrak tiga tahun, Wolves meminta harga tinggi untuk bintang Irlandia mereka dan direktur pelaksana John Richards menyatakan keengganannya untuk menjual Keane kecuali harga yang diminta terpenuhi.[18][19][20][21]
Coventry City
Hanya beberapa minggu memasuki musim 1999–2000, ia dijual ke klub Premier LeagueCoventry City seharga £6 juta, yang saat itu merupakan rekor transfer di Inggris untuk seorang remaja.[22] Keane memulai dengan sangat baik, mencetak dua gol dalam debutnya melawan Derby County.[23] Selama musim yang sukses di Coventry, ia memainkan peran penting dalam tim penyerang yang penuh gaya dengan pemain-pemain seperti Gary McAllister, Mustapha Hadji, dan Youssef Chippo, serta membentuk kemitraan penyerang yang produktif dengan Cédric Roussel.[24] Keane bermain dalam total 34 pertandingan, mencetak 12 gol, yang semuanya dicetak di Premier League.[25]
Inter Milan
Setelah musim pertama yang mengesankan di Premier League, Keane direkrut oleh klub Serie A Italia Inter Milan dengan biaya £13 juta pada bulan Juli 2000, menandatangani kontrak berdurasi lima tahun.[26][27][28] Namun, impian Keane untuk pindah ke Italia segera pupus ketika manajer Marcello Lippi dipecat. Pengganti Lippi, Marco Tardelli, menganggap Keane tidak lagi dibutuhkan dan pada Desember 2000, ia dipinjamkan ke Leeds United.[29]
Leeds United
Kariernya di Leeds dimulai dengan mengesankan, mencetak sembilan gol dalam 14 penampilan sebagai starter untuk klub sebelum manajer Leeds, David O'Leary, mempermanenkan kesepakatan pinjamannya pada Mei 2001 dengan biaya awal £12 juta. Musim berikutnya tidak begitu cerah, dan ia mendapati dirinya tergeser dari posisi utama. Performanya menurun dan ia hanya mencetak sembilan gol dalam 33 penampilan, tiga di antaranya dalam kemenangan 6–0 di Piala Liga melawan Leicester City pada 9 Oktober 2001.[30]
Sementara itu, Leeds terlilit utang yang semakin dalam dan terpaksa menjual banyak pemain, termasuk Keane yang ikut dalam eksodus ketika ia dijual ke Tottenham Hotspur tepat sebelum batas waktu transfer 2002–03 dengan biaya £7 juta.[31][32]
Tottenham Hotspur
Robbie Keane saat akan mengeksekusi tendangan penalti di White Hart Lane
Pada saat penandatanganan kontrak bersama Tottenham, manajer Glenn Hoddle berkata bahwa Keane sangat cocok bermain bersama Tottenham dan dapat membuat White Hart Lane menjadi "rumah ibadah" baginya untuk kedepan. Keane mempertunjukkan penampilan yang memukau dalam debutnya bersama Spurs, saat menang 3-2 atas West Ham berkat tendangan penalti. Gol pertama Keane untuk Tottenham dicetak saat menang tandang 2-1 atas Blackburn Rovers. Meskipun demikian Spurs mengakhiri kompetisi cukup mengecewakan dengan hanya menempati urutan 10 dalam klasemen, tetapi Keane memiliki kisah sukses di musim tersebut, mengakhiri musim sebagai pencetak gol terbanyak bagi Tottenham dengan 13 gol, termasuk hat-trick nya yang sangat spektakular saat menang atas Everton di White Hart Lane.
West Ham United
Pada 30 January 2011, Keane dipinjamkan ke West Ham United hingga akhir musim 2010-11.[33] Ia membuat debut dan mencetak gol pertamanya bagi West Ham saat kemenangan tandang 2-1 atas Blackpool pada 2 Februari 2011.[34] West Ham memiliki sebuah opsi untuk memperpanjang kontrak peminjaman Keane bila mereka tidak terdegragasi dari Liga Primer Inggris.[35] Namun, pada bulan Mei 2011 West Ham terdegragasi dan Keane kembali ke Tottenham.[36]
Pada 20 Agustus 2011, Keane membuat debut dan mencetak gol liga pertamanya saat Galaxy menghadapi San Jose Earthquakes.[37] Pada 13 September 2011, Keane mencetak gol pertamanya di Liga Champions CONCACAF Champions saat Galaxy menghadapi Monarcas Morelia dari Meksiko.
Dipinjamkan ke Aston Villa
Pada 8 Januari 2012, Keane bergabung dengan Aston Villa dengan kontrak peminjaman berdurasi dua bulan, hingga musim kompetisi baru MLS dimulai pada bulan Maret 2012. Ia menyelesaikan proses transfer dan secara resmi bergabung dengan klub tersebut pada 12 Januari 2012.[38] Keane akan kembali ke LA Galaxy pada 25 Februari 2012.[39] Ia membuat debut ketika masuk sebagai pemain pengganti saat Aston Villa ditahan imbang 1–1 oleh Everton pada 14 Januari 2012.[40] Pada 21 Januari 2012, Keane membuat debut penuh dengan tampil sejak menit awal dan mencetak dua gol saat kemenangan tandang 3–2 atas Wolverhampton Wanderers.[41]
Statistik karier
Penampilan dan gol berdasarkan klub, musim dan kompetisi
↑"Keane signs". BBC Sport. British Broadcasting Corporation. 30 January 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 2011-02-03. Diakses tanggal 30 January 2011.
↑Shea, Julian (2 February 2011). "Blackpool 1–3 West Ham". BBC Sport. British Broadcasting Corporation. Diakses tanggal 2 February 2011.